Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

SERUAN ULAMA, ZUAMA DAN CENDEKIAWAN MUSLIM INDONESIA TENTANG URGENSI PERSATUAN DUNIA ISLAM UNTUK PENCIPTAAN TATA DUNIA BARU YANG DAMAI, ADIL, SEJAHTERA, DAN BERADAB

Avatar photo
46
×

SERUAN ULAMA, ZUAMA DAN CENDEKIAWAN MUSLIM INDONESIA TENTANG URGENSI PERSATUAN DUNIA ISLAM UNTUK PENCIPTAAN TATA DUNIA BARU YANG DAMAI, ADIL, SEJAHTERA, DAN BERADAB

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Bismillahirrahmanirrahim
1. Serangan Amerika Serikat dan Israel atas Iran menimbulkan tragedi kemanusian baru (sementara tragedi kemanusian oleh Zionis Israel di Gaza, Palestina belum lenyap).
Serangan -dengan alasan superfisial bahwa Iran memiliki senjata nuklir yang bisa menjangkau Amerika Serikat, seperti alasan invasi Amerika Serikat terhadap frak pada 2003 dan terbukti tidak ada merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara lain, hukum internasional, hak-hak asasi manusia, dan pengabaian eksistensi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Agresi Amerika Serikat dan Israel, yang dilakukan pada Bulan Suci Ramadhan dan membunuh seratus lebih anak-anak yang sedang belajar, patut dinilai sebagai kejahatan kemanusiaan, kebiadaban, dan aksi teror yang nyata.
Perang tersebut telah membawa dampak buruk berskala global dalam bidang politik dan ekonomi. Jika hal ini tidak segera dihentikan maka potensial menyulut perang global dengan dampak lebih buruk bagi peradaban dunia secara menyeluruh.
1. Didorong oleh keyakinan bahwa (a) Islam adalah agama perdamaian (din al-salam) dan agama keadilan (din al- ‘adl), (b) rasa tanggung jawab akan mandat kemanusiaan universal (khalifat Allah fi al-ardh), dan (c) Amanat Konstitusi Indonesia untuk mewujudkan perdamaian abadi dan menghapus segala bentuk penjajahan dari muka bumi, kami memandang mendesak dilakukannya ishlah syamilah yakni perbaikan menyeluruh berupa penghentian perang total dan permanen, penyelesaian konflik secara berkeadilan, dan perbaikan tata kehidupan global atas dasar kebenaran, keadilan, kedamaian, dan keadaban. Betapapun, perang yang berkelanjutan dan meluas akan membawa malapetaka dunia dan kehancuran peradaban umat manusia.
2. Sehubungan dengan itu, kami mendesak PBB dan Lembaga Internasional relevan, seperti Dewan Keamanan PBB, International Court of Justice/IC], dan International Criminal Court/ICC, untuk mengenakan dan mengakkan sanksi tegas dan berat kepada penyebab perang, yaitu Amerika Serikat dan Israel, dengan meminta komitmen mereka agar tidak akan mengulangi lagi tindak penyerangan, pendudukan, dan penjajahan atas negara berdaulat lain, termasuk atas Palestina. Pada saat yang sama, Amerika Serikat dan Israel agar menaati prinsip-prinsip hak-hak Asasi manusia, demokrasi, hukum-hukum internasional secara murni dan konsekwen. Amerika Serikat, khususnya, agar menanggalkan arogansi dan orientasi hegemonik serta melepas sikap standar ganda dalam menyelesaikan konflik Israel- Palestina, dan konflik-konflik lain di dunia.
3. Untuk itu para pemimpin negara-negara Islam diserukan agar mengedepankan persatuan dan solidaritas keistaman, mengagungkan kejayaan Islam, dan bersatu padu dalam menghadapt ancaman terhadap Dunta Islam dan peradaban dunia. Secara khusus, meyerukan segenap pemimpin negara Islam untuk mencamkan pesan Al- Qur’an (al-Maidah 2) “bekerja samalah kalian dalam kebenaran dan ketakwaan, dan jangan bekerja sama dalam dosa dan pertentangan”. Para pemimpin negara Islam agar bersepakat dalam upaya pembelaan terhadap Bangsa Palestina untuk merdeka dan berdaulat, dan menjaga Kiblat Pertama Umat Islam, al-Masjid al- Aqsha, dari pendudukan dan penguasaan oleh Tentara Zionis Israel. Segala bentuk perbedaan dan silang sengketa sesama negara Islam agar dapat diselesaikan dalam semangat ukhuwah Islamiyah dan mengedepankan kepentingan Islam dan umat Islam. Al- Qur’an memesankan kepada kita: (1). Bersatulah kalian dengan berpegang teguh pada tali agama Allah, jangan bercerai berai (Ali Imran 103); dan (2). Taatilah Allah dan RasulNya, jangan kalian berpecah belah karena kalian akan mengalami kegagalan, dan kebesaran kalian akan lenyap (Al- Anfal 46).
4. Kepada Umat Islam di seluruh dunia di manapun mereka berada untuk mewujudkan secara nyata persaudaraan keislaman (al- ukhuwah al- Islamiyah) sebagai Umat Satu Kitab Suci Al- Qur’an dan Satu Kiblat Ka’batullah (Ummat al-Qur’an wa al- Qiblat al-Wahidah). Umat Islam diserukan untuk tidak terhasut oleh politik divide et empera yang mengembangkan perbedaan antara Sunni dan Siah, maupun antara Arab dan Persia.
(Selama kita bersyahadatain, menunaikan shalat menghadap kiblat yang sama, dan berpegang teguh kepada Kitab Suci al-Qur’an yang sama maka kita adalah umat yang satu (ummatan wahidah).
1. Perang Timur Tengah 2026 menjadi pelajaran berharga dan momentum bagi Dunia Islam untuk melakukan introspeksi, retrospeksi, dan evaluasi diri bahwa inilah saatnya bagi umat Islam untuk memberi kesaksian kepada dunia sebagai Umat Terbaik (khaira ummah) dan Umat Tengahan (ummatan wasathan). Untuk itu Dunia Islam, baik pemerintah maupun masyarakat, agar selain membangun solidaritas internal umat Islam, juga mengembangkan solidaritas eksternal dengan bangsa cinta perdamaian dan keadilan di seluruh dunia. Adalah saatnya, dengan mengambil ibrah dan hikmah dari balik musibah, kita menggerakkan suatu Aliansi Global untuk Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dan dengan semangat persaudaraan kemanusiaan (al- ukhuwah al-insaniyah) membangun Tata Dunia Baru yang damai, adil, sejahtera, dan beradab.

Example 300x600

Wallahu al – Musta’an
Jakarta, 2 April 2026
Ditandatangani oleh Para Ulama, Zuama, dan Cendekiawan Muslim di Indonesia (Daftar Terlampir).

Daftar Ulama, Zuama Dan Cendekiawan Muslim Indonesia
Penandatangan Seruan tentang Urgensi Persatuan Dunia Islam untuk
Penciptaam Tata Dunia Baru yang Damai, Adil, Sejahtera, dan Beradab
1. Dr. M. Jusuf Kalla (Mantan Wakil Presiden RI, dan Ketua Umum Dewan Massid
2. Prof. Dr. M. Din Syamsuddin (Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketua Poros
Dunia Wasatiyyat Islam)
3. Prof. Dr. KH. Agil Siroj (Mantan Ketua Umum PBNU).
4. Prof. Dr. Syafiq A Mughni (Ketua PP Muhammadiyah)
5. Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi)
6. Prof. Dr. Mahfud MD (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi)
7. Prof. Dr. Hamdan Zoelva (Mantan Ketua Mankamah Konstitusi/Ketua Umum PP Sarekat
Islam)
8. Dr. Lukman Hakim Saifuddin (Mantan Menteri Agama)
9. Prof. Dr. Komaruddin Hidayat (Mantan Rektor UIN & UIII /Ketua Dewan Pers)
10. 10-KH Muhyidin Junaidi, MA (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUl)
11. Dr. KH. Cholil Nafis 1, MAg (Wakil Ketua Umum MUI)
12. Dr. Anwar Abbas, MAg, MM (Wakil Ketua Umum MUI)
13. Prof. Dr. Sudarnoto A. Hakim (Ketua MUI)
14. Dr. KH. Zaitun Rasmin, Lc, MA. (Ketua MUI/Ketua Umum Wahdah Islamiyah)
15. Dr. KH Jeje Zaenudin (Ketua Umum P.P Persatuan Islam)
16. Dr. Faisol Nashar bin Madi (Ketua Umum PP Al-Irsyad al-Islamiyah)
17. Dr. Adian Husaini (Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia)
18. Dr. Mashuril Khamis (Ketua Umum PB Al-Washliyah)
19. Prof. Dr. Jakfar Hafsah (Wakil Ketua Umum ICMI)
20. Prof. Dr. Husnan Bey Fananie (Ketua Umum PP Parmusi)
21. Dr. Syarfi Hutauruk (Ketua Umum DPP Tarbiyah Islamiyah)
22. Dr. Ahmad Kusyairi Suhail (Ketua Umum DPP IKADI)
23. Dr. KH MA Suhari (Ketua Umum DPP Bakomubin)
24. Dr. Imam Addaraqutni (Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia).
25. Dr. Rahmat Hidayat (Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia)
26. Dr. Agus Wicksono (Wakil Ketua Umum PP Al-Ittihadiyah)
27. Zahir Yahya, MA (Ketua DPP AhlulBait Indonesia/ABI)
28. KH Sadeli Karim (Ketua Dewan Syura Mathla’ul Anwar)
29. Dr. Bakhtiar Nasir, Lc, MM (Direktur AQL Center)
30. KH. Shobri Lubis (Ketua Umum Persada/Alumni 212)
31. Dr. Nashirul Haq (Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayatullah)
32. Husein Shahab, MA (Ketua Dewan Syura AhlulBait Indonesia/ABI)
33. Mohammad Al-Jufri, SE (Ketua Miftahul Khairat)
34. Dr. Haidar Bagir, MA (Pendiri Gerakan Islam Cinta).
35. Ir. Sayuti Asyathri (Cendekiawan Muslim/Mantan Anggota DPR)
36. Dr. Ahmad Rifai Hasan, MA (Direktur Paramadina Institute for Ethics and Civiliz:
37. Dr. Nurhayati Assegaf (Sekjen Global Forum of Muslimah Leaders)

38. Dr. Rashda Diana, Lc, MA (Wakil Pengasuh PMI Dea Malela/Dosen Unida Gontor)
39. Dr. apt. Salmah Orbayinah, M. Kes (Ketua Umum PP Aisyiah)
40. Dra. Marfuah Mustofa, MPd (Ketua Umum PP Wanita Islam)
41. Prof. Dr. Valina Subekti (Ketua Umum PP Wanita Sarekat Islam)
42. Dr. Sabriati Aziz (Penasehat Muslimat Hidayatullah)
43. Dr. Syifa Fauziah (Ketua Umum DPP BKMT)
44. Mufidah Said Bawazier, SE, MM (Ketua Dewan Pengawas PB Wanita Al-Irsyad)
45. Hj. Trisna Djuwaeli, SE, MM (Ketua Umum PP. Muslimat Mathla’ul Anwar)
46. Heliani, M.Ag. (Ketua Umum DPP Wanita PUI)
47. Hj. RA.Reni Anggrayni, S.T (Ketua Umum Salimah/Persaudaraan Muslimah)
48. Hartini Dg Saido, SAg, M.H (Ketua Umum PP Muslimat Dewan Da’ wah)
49. Dra.j.Asdirwati Ali. M.MP. (Ketua Umum PP. Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyak
PERWATI)
50. Prof. Dr. Makmun Murod (Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta)
51. Prof. Dr. Didik J Rachbini (Rektor Universitas Paramadina)
52. Prof. Dr. Masduki Ahmad (Rektor Universitas Islam Assyafiiyah/UIA)
53. Dr. KH. Zulikifli Muhadli, SH (Ketua Umum Forum Pondok Pesantren Alumni Gontor/FPAG)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *