Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Direktur UT Layanan Luar Negeri Perkuat Pendidikan Pekerja Migran, Dr. Pardamean Daulay: Pendidikan Merupakan Salah Satu Bentuk Perlindungan Paling Efektif bagi Pekerja Migran Indonesia

Avatar photo
4944
×

Direktur UT Layanan Luar Negeri Perkuat Pendidikan Pekerja Migran, Dr. Pardamean Daulay: Pendidikan Merupakan Salah Satu Bentuk Perlindungan Paling Efektif bagi Pekerja Migran Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Direktur UT Layanan Luar Negeri Perkuat Pendidikan Pekerja Migran, Dr. Pardamean Daulay: Pendidikan Merupakan Salah Satu Bentuk Perlindungan Paling Efektif bagi Pekerja Migran Indonesia.

 

Example 300x600

Jakarta, Metropolitanpost.id

 

Direktur Universitas Terbuka Layanan Luar Negeri (UT LLN), Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si., menghadiri Diskusi Publik Nasional bertajuk “Anak Pekerja Migran Indonesia: Tantangan, Perlindungan dan Masa Depan” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) bekerja sama dengan Indonesian Diaspora Network Global (IDN Global), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Gerakan Diaspora Indonesia di Gedung Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional dan 14 Tahun Gerakan Diaspora Indonesia ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan perlindungan serta masa depan anak-anak dan keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Pardamean Daulay menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu bentuk perlindungan paling efektif bagi pekerja migran Indonesia. Universitas Terbuka Layanan Luar Negeri selama ini aktif membuka akses pendidikan tinggi negeri berbasis pembelajaran jarak jauh bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan PMI yang berada di berbagai belahan dunia.
“Sebagian besar mahasiswa Universitas Terbuka di luar negeri adalah para pekerja migran Indonesia. Karena itu kami terus berkolaborasi dengan Indonesian Diaspora Network Global dalam memberikan berbagai program edukasi, seperti pelatihan bahasa Inggris, penguatan kapasitas diri, hingga pelatihan kesehatan mental yang sangat dibutuhkan para pekerja migran,” ujar Pardamean.

Ia juga mengungkapkan bahwa UT LLN telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat perlindungan PMI melalui pendidikan.

Dalam implementasinya, Universitas Terbuka terlibat dalam kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) bagi calon pekerja migran dengan memberikan materi mengenai kesempatan bekerja sambil menempuh pendidikan tinggi di Universitas Terbuka.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga membangun keberanian dan kepercayaan diri para pekerja migran dalam menghadapi berbagai persoalan di negara penempatan.

“Dari berbagai informasi yang kami terima, para pekerja migran yang telah menyelesaikan pendidikan di Universitas Terbuka menjadi lebih percaya diri, memahami hak-haknya, dan berani memperjuangkan kebenaran ketika menghadapi persoalan di tempat kerja,” jelasnya.

Pardamean juga memperkenalkan konsep ‘remitansi sosial’, yakni manfaat non-ekonomi yang diperoleh para pekerja migran melalui pendidikan.

“Kalau selama ini kita mengenal remitansi ekonomi, saya melihat ada remitansi sosial. Ketika mereka kuliah di Universitas Terbuka, mereka membangun komunitas, organisasi, dan jejaring. Saat ada persoalan yang menimpa salah satu pekerja migran, mereka saling membantu dan menguatkan,” katanya.

Saat ini Universitas Terbuka Layanan Luar Negeri melayani lebih dari 8.500 mahasiswa yang tersebar di 54 negara, termasuk Malaysia, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan berbagai negara lainnya.

Sebagai unit khusus Universitas Terbuka, UT LLN terus memperluas akses pendidikan tinggi yang fleksibel tanpa batas ruang dan waktu bagi WNI di luar negeri, termasuk pekerja migran, diaspora Indonesia, maupun keluarga yang mendampingi pasangan bekerja di luar negeri.

Melalui layanan registrasi, pembelajaran daring, pendampingan akademik hingga prosesi wisuda, UT LLN berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tingkat global serta menjadikan pendidikan sebagai instrumen pemberdayaan dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *