ANGKATAN LAUT

TNI AL GAGALKAN PENYELUNDUPAN 75.435 EKOR BENIH BENING LOBSTER SENILAI MILIARAN RUPIAH

Avatar photo
102
×

TNI AL GAGALKAN PENYELUNDUPAN 75.435 EKOR BENIH BENING LOBSTER SENILAI MILIARAN RUPIAH

Sebarkan artikel ini

CIREBON – TNI AL melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) sebanyak kurang lebih 75.435 ekor yang melintas di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (1/10).

Penindakan tersebut berawal dari informasi intelijen mengenai dugaan pengiriman BBL tanpa dokumen sah dari wilayah pesisir selatan Jawa Tengah menuju Banten, yang diduga akan diselundupkan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Unit Intel Lanal Cirebon melaksanakan penyekatan dan pengintaian.

Pada pukul 07.35 WIB, tim mendeteksi kendaraan target berupa satu unit Daihatsu Sigra warna abu-abu dengan nomor polisi AA 1562 AE yang melintas di KM 125 Tol Cipali. Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga kendaraan tersebut berhasil dihentikan di Rest Area KM 130B, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 13 boks berisi kurang lebih 75.435 ekor BBL. Selain mengamankan barang bukti dan kendaraan, petugas turut mengamankan dua orang yang diduga bertindak sebagai kurir, yaitu RN (22) dan DP (20), keduanya berasal dari Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Seluruh barang bukti beserta kedua terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Mako Lanal Cirebon untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Prakiraan sementara BBL tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomi sekitar Rp7,54 miliar.

Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng menyampaikan bahwa penindakan tersebut merupakan wujud sinergi TNI AL bersama instansi terkait dalam mencegah aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan negara serta mengancam kelestarian sumber daya maritim Indonesia.

TNI AL akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang berkaitan dengan sumber daya kelautan dan perikanan sebagai komitmen dalam menjaga kekayaan laut Indonesia, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (end)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *