BERITA

Pemerintah Berduka, Prasetyo Hadi Kenang Pengabdian Jenderal Subagyo HS Untuk Bangsa dan Negara

Avatar photo
64
×

Pemerintah Berduka, Prasetyo Hadi Kenang Pengabdian Jenderal Subagyo HS Untuk Bangsa dan Negara

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Pemerintah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mewakili Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah memberikan penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (20/10/2026), Prasetyo menyampaikan bahwa Subagyo merupakan salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk kepentingan negara, khususnya melalui pengabdiannya di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

 

Atas nama Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo,” kata Prasetyo.

Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Prasetyo juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

Menurut Prasetyo, jasa dan pengabdian Subagyo dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, serta kehormatan bangsa merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah TNI dalam menjalankan tugasnya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemerintah, lanjutnya, menghormati seluruh jasa, dedikasi, dan keteladanan yang telah diberikan almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI maupun ketika mengemban berbagai jabatan strategis di lingkungan militer.

Prasetyo berharap semangat pengabdian, loyalitas, dan patriotisme yang diwariskan Subagyo dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus, khususnya para prajurit TNI, dalam melanjutkan perjuangan menjaga keutuhan bangsa dan membangun Indonesia.

Selamat jalan, Jenderal. Terima kasih atas pengabdian dan darma baktimu kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

Subagyo HS meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin (19/10/2026), pukul 16.20 WIB. Kabar duka tersebut dibenarkan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas saat dikonfirmasi di Jakarta pada hari yang sama.

“Betul, kita semua berduka atas kepulangan beliau dan sama-sama kita doakan semoga husnul khotimah,” kata Nas melalui pesan singkat.

Kepergian Subagyo menjadi kehilangan bagi keluarga besar TNI, mengingat rekam jejak panjangnya dalam pengabdian militer hingga mencapai posisi tertinggi di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang tahun 1970 tersebut merupakan perwira yang memiliki latar belakang Korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Sepanjang kariernya, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis yang turut membentuk perjalanan pengabdiannya di dunia militer.

Pada 1994–1995, Subagyo menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal. Pada masa itu, Prabowo Subianto yang kini menjabat Presiden RI merupakan Wakil Komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal muda atau brigadir jenderal.

Setelah masa jabatan Subagyo sebagai Danjen Kopassus berakhir, posisi tersebut kemudian diteruskan oleh Prabowo. Perjalanan karier Subagyo selanjutnya mencapai puncak ketika ia dipercaya menjabat Kepala Staf Angkatan Darat pada Februari 1998 hingga November 1999.

Salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya adalah pengalamannya memimpin TNI AD pada masa pemerintahan tiga presiden, yakni Soeharto, B.J. Habibie, dan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

 

Pengabdian panjang tersebut menempatkan Subagyo sebagai salah satu tokoh militer yang melewati periode penting dalam sejarah Indonesia, ketika bangsa ini menghadapi perubahan politik dan transisi kepemimpinan nasional.

Kepergian Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo pun meninggalkan catatan pengabdian seorang prajurit yang meniti karier dari lingkungan militer hingga dipercaya memimpin TNI Angkatan Darat. Pemerintah berharap nilai-nilai dedikasi, loyalitas, dan patriotisme yang ditinggalkannya tetap hidup sebagai teladan bagi generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *