Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITADAERAHNasionalPEMERINTAHAN

“Dari Lantai Tanah ke Ruang Kelas Layak” — I Wayan Koster Buktikan Bali Hadir untuk Rakyat Kecil

Avatar photo
35
×

“Dari Lantai Tanah ke Ruang Kelas Layak” — I Wayan Koster Buktikan Bali Hadir untuk Rakyat Kecil

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bali, Metropolitanpost.id || Suasana sederhana di sebuah sekolah dasar di Desa Sembiran berubah menjadi penuh makna saat I Wayan Koster berdiri di hadapan para siswa. Bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi momentum yang menghadirkan cerita hidup, harapan, dan bukti nyata keberpihakan kepada masyarakat kecil.

Dengan gaya santai, ia menyapa para siswa dari kelas satu hingga kelas enam. Suasana yang awalnya ringan berubah menjadi haru ketika ia mulai menceritakan masa kecilnya yang penuh keterbatasan.

Example 300x600

Kisah Nyata: Dari Kekurangan, Lahir Kepedulian

Di hadapan anak-anak, Gubernur Bali itu mengenang masa lalu yang tidak mudah. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana, bahkan hidup di bawah garis kemiskinan. “Dulu rumah saya lantainya tanah. Makan pun sederhana—nasi jagung, nasi kladi, apa adanya,” ujarnya.

Cerita itu menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang menuju perubahan.

Bantuan Nyata: 66 Siswa Terima Rp1 Juta

Tak hanya berbagi cerita, I Wayan Koster juga menghadirkan aksi nyata. Sebanyak 66 siswa menerima bantuan masing-masing Rp1 juta untuk kebutuhan sekolah.

Bantuan tersebut diharapkan digunakan untuk membeli perlengkapan pendidikan seperti buku, tas, dan seragam. “Gunakan untuk sekolah, jangan untuk hal lain. Ini untuk masa depan kalian,” pesannya.

Sekolah Pernah Rusak, Kini Dibangun Kembali

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya kondisi sekolah tersebut sempat memprihatinkan dan tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar.

Meski sempat mendapatkan bantuan sekitar Rp30 juta, kondisi tersebut belum sepenuhnya pulih. Kini, Pemerintah Provinsi Bali kembali turun tangan dengan bantuan lebih besar.

Sebesar Rp129 juta dikucurkan untuk memperbaiki fasilitas sekolah, termasuk sarana belajar yang rusak.

Dana Gotong Royong untuk Rakyat

Menurut Koster, bantuan ini bersumber dari dana gotong royong pemerintah provinsi yang memang disiapkan untuk membantu masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan fasilitas umum.

Ia menegaskan bahwa program ini akan terus berjalan untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang tidak layak di Bali.

“Kalau ada sekolah yang rusak, kita bantu. Anak-anak harus belajar di tempat yang layak,” tegasnya.

Bali Membangun dari Akar: Pendidikan Jadi Prioritas

Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan di Bali tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia.

Pendidikan menjadi fondasi utama untuk memastikan generasi muda Bali tumbuh dengan kualitas yang lebih baik.

Negara Hadir, Harapan Tumbuh

Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya di daerah yang membutuhkan, menjadi bukti bahwa pembangunan tidak boleh meninggalkan siapa pun.

Dari cerita masa lalu yang penuh keterbatasan hingga bantuan nyata hari ini, tersirat pesan kuat: bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk masa depan yang lebih baik.

Bali tidak hanya membangun, tetapi juga merangkul.

Dan dari ruang kelas sederhana, masa depan besar sedang disiapkan. (Red/Tim)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *