Dirut Koperasi Multi Pihak Insinyur Indonesia Ir.Feriko Sitepu Didorong Masuk Ke Kabinet Indonesia Maju : “Guna Kembangkan Koperasi dan UMKM yang Terintegrasi dengan Visi Indonesia Maju
Foto : tampak suasana saat audiensi di Kemenkop, Jakarta,(istimewa)
METROPOLITAN POST – Beredar isu adanya rencana pihak istana negara pemerintahan Kabinet Indonesia maju yang akan merombak kabinet (Reshufle Kabinet), bahkan mungkin untuk terakhir kalinya di kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.
Selain, disebabkan beberapa faktor seperti untuk mengisi posisi menteri kosong, yakni Kemenkopolhukam yang sudah ditinggalkan Mahfud MD dan saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas(Plt) Tito Karnavian selaku Mendagri, begitu pun dengan adanya beberapa kursi sebagai wakil menteri yang masih kosong. Sebab mengenai perihal tersebut, tertera juga di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 77 Tahun 2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2012 Tentang Wakil Menteri.
Adapun pemberitaan sebelumnya, yang dilansir dari media online Indonesia News, ada 6 tokoh bakal calon wakil menteri. Bahkan kabar tersebut tersiar di media, yang mana mereka dapat informasi tersebut dari narasumber Indonews(.)id yang dekat dengan lingkaran Istana. Adapun ke-enam wakil menteri tersebut yakni:
1) Ir Feriko Sitepu. Dia merupakan Mantan Ketua Koperasi Mahasiswa ITB. Feriko dikabarkan akan mengisi Wakil Menteri Kementerian Koperasi UMKM.
2) Drs Yosep Umar Hadi. Dia selama 20 tahun menduduki anggota Komisi V DPR RI. Yosep Umar Hadi dikabarkan akan mengisi jabatan Wakil Menteri Perhubungan.
3) Ir Johnes Manurung. Merupakan mantan Pegiat Rumah Tani. Dia dikabarkan akan mengisi jabatan Wakil Menterian Kementerian Pertanian.
4) Dedi Mawardi SH. Merupakan Plt Ketua SekNas Jokowi dan akan mengisi jabatan Wakil Menteri Kementerian Hukum dan Ham.
5) Andi Gani Wea. Adalah Ketua KSPI, sebuab organisasi buruh yang terbesar di Indonesia. Anak mantan Menteri Jacob Nuwa Wea ini akan menduduki posisi Wakil Menteri Kementerian Tenaga Kerja.
6) Dr. Eko Prasojo. saat ini merupakan Dosen FISIP dari Universitas Indonesia. Prof Eko akan menduduki jabatan Wakil Menteri Kementerian Dalam Negeri. Sebelumnya, Eko pernah menjadi wakil menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Birokrasi Indonesia pada era Prediden Soesilo Bambang Yudhouono.
Menyikapi hal tersebut, Fachrudin Bandarin selaku Presidium Indonesia Merdeka menjelaskan bahwa hal reshufle ini tidak menutup kemungkinan, sebab Presiden Jokowi dan KH’Ma’ruf Amin selaku wakil Presiden RI di kabinet Indonesia Maju melakukan perombakan kabinet nya, bahkan bisa jadi untuk yang terakhir kalinya menggelar reshufle kabinet Jokowi – Amin.
“Karena secara konstitusi, bahwa Presiden Jokowi – Amin sisa masa jabatan mereka tinggal beberapa bulan lagi, bulan oktober berakhir,” jelasnya pada redaksi media, senin (19/2/2024), di Jakarta.
Menariknya, sambungnya lagi menjelaskan, dari sekitar 270-an juta rakyat Indonesia, namun nama Ir.Feriko Sitepu yang diusulkan paling pertama dari ke enam tokoh yang diusulkan sejak tahun 2019 lalu.
Menurutnya, Ir.Feriko Sitepu sudah sangat tepat bila dipilih Presiden dan Wakil Presiden sebagai Wakil Menteri Koperasi dan UKM.
“Sebab hal tersebut bisa dilihat dari rekam jejak nya, latar belakang, keilmuan serta beberapa hasil karya dan hasil konsep beliau yang sejatinya, sudah teruji dan terbukti,” pungkasnya lagi.
Bahkan dia pun mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, dengan digadang-gadang supaya turut mengemban tugas Presiden dan Wakil Presiden menjadi Wamenkop dan UMKM RI.
untuk diketahui bersama, Ir.Feriko Sitepu baru-baaru ini saja sudah diangkat menjadi Direktur Utama Koperasi Multi Pihak Insinyur Indonesia, yang didirikan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Aasan kuat Ia diangkat menjadi Dirut di Koperasi Multi Pihak Insinyur Indonesia sebab mengenai keilmuan tentang koperasi ia sangat mumpuni dan terbilang handal pun hal nya dengan UMKM.
Ir.Feriko Sitepu yang memiliki misi kuat untuk mendorong dan mengembangkan koperasi dan UMKM yang sejalan dan terintegrasi dengan visi Indonesia Maju, sejatinya dalam hal ini perlu didukung totalitas.
Editor Redaksi Media :M.Ren
Laporan Redaksi : B.Silitonga

















