Jakarta – Sebanyak 3.219 personel di jajaran Polda Metro Jaya mengikuti Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian Periode 1 Januari 2026. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (1/1/2026).
Salah satu perwira yang mendapatkan kenaikan pangkat adalah AKBP Putu Kholis Aryana. Perwira menengah Polri tersebut resmi menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) dalam upacara yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan.
Seiring dengan kenaikan pangkat tersebut, tongkat kepemimpinan di Polresta Malang Kota juga resmi berganti. Berdasarkan surat telegram Kapolri Nomor ST/2781B/VII/KEP./2025, Wadirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Putu Kholis Aryana dipercaya untuk menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota. Ia menggantikan Kombes Pol Nanang Haryono yang sebelumnya memimpin satuan tersebut.
Kombes Pol Putu Kholis Aryana bukanlah sosok baru di lingkungan kepolisian. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004 ini telah menorehkan rekam jejak karier yang panjang dan solid di berbagai unit strategis Polri. Ia pernah mengemban tugas sebagai ajudan Wakapolri, Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim Polresta Depok, hingga Kanit III Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri.
Dalam amanatnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan dari institusi, melainkan juga amanah besar yang harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan tanggung jawab.
“Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga integritas, serta memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Asep Edi Suheri.
Upacara kenaikan pangkat ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel Polda Metro Jaya untuk terus berbenah dan berinovasi, sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, presisi, dan semakin dipercaya masyarakat di tahun 2026.
(ard)


















