Foto : Ketua GMPRI NTB Rindawanto Evendi yang juga merupakan Tokoh Muda Lombok Tengah, (Dok.Google/Ist)
METROPOLITAN POST – Wacana menjadikan Praya sebagai Kota Madya yang dilontarkan oleh Direktur PDAM beberapa waktu yang lalu mendapat respon keras dan negatif dari berbagai kalangan, beberapa tokoh turut serta mengomentari wacana tersebut.
Ketua GMPRI NTB Rindawanto Evendi yang juga merupakan Tokoh Muda Lombok Tengah turut menyayangkan statement dari Direktur PDAM, Bambang.
Ia menyampaikan bahwa wacana tersebut bisa saja dilihat dari adanya niat untuk memisahkan Praya dengan Kecamatan lain, selain Kecamatan Praya dan Praya Tengah dan menurutnya ini bisa menyulut perpecahan atau desintegrasi.
“Kami sangat sayangkan apa yang dilontarkan oleh Direktur PDAM. Saya sendiri sebagai Putra Janapria merasa wacana tersebut adalah bagian dari ingin memisahkan kami dengan Praya, bahaya karena bisa menyulut desintegrasi”, tegasnya melalui Media
Rindhot sapaan familiar nya melanjutkan, Untuk diketahui, wacana yang disampaikan oleh Bambang, mengenai Kabupaten Lombok Tengah masa depan menurutnya akan lebih ideal seandainya Praya dijadikan Kota Madya daripada membentuk Kabupaten Baru yang ingin mekar dari Lombok Tengah, seperti yang disampaikan oleh kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Lauk Kawat beberapa waktu yang lalu.
“Sebenarnya Dir PDAM tidak perlu menanggapi itu karena kita belum sampai pada kesimpulan ideal atau tidak ideal tapi kita sebagai masyarakat dengan kultur paternalis, sebaiknya kita tunggu apa rencana orang tua kita yang ada di Lombok Tengah, bukan oleh Direktur PDAM”. Tutupnya.
Laporan : B.Silitonga


















