Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, mewakili Menteri Pertahanan menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Kementerian yang dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Rapat tersebut membahas strategi rekrutmen pengawak untuk sejumlah program strategis Presiden, di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan, serta Sekolah Terintegrasi. Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap postur Aparatur Sipil Negara (ASN) guna memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung implementasi program-program tersebut.
Dalam pembahasan, disepakati bahwa proses rekrutmen akan dirancang secara selektif dan terpusat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi fiskal nasional. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan SDM yang tepat sasaran serta efisien dalam pembiayaan.
Kebutuhan tenaga difokuskan pada sektor-sektor krusial, termasuk tenaga medis yang akan ditempatkan di sekitar 4.000 puskesmas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tenaga pendidik, serta personel untuk mendukung operasional program prioritas pemerintah.
Kementerian Pertahanan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan SDM tersebut, antara lain melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (diklat) guna mencetak tenaga kerja yang kompeten dan berkarakter.
(ard)


















