PT. Green Power Tbk. Menggelar Public Expose 2026 ; “Kuartal I 2026 membukukan Laba Bersih Rp6,09 miliar Atau Melonjak 207,86% Dibandingkan Periode tahun 2025 sebesar Rp1,98 miliar”
Jakarta – Perusahaan PT. Green Power Tbk. menggelar Public Expose dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 di Gedung Cyber Kuningan Jakarta pada hari Kamis, 30 Juli 2026.
Green Power memaparkan Public Expose pada kuartal I 2026, perseroan membukukan laba bersih Rp6,09 miliar atau melonjak 207,86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,98 miliar.
Sebagai bagian dari transformasi bisnis, LABA telah membentuk empat anak usaha baru, yakni PT Green Power Battery (GPB), PT Sustainable Energy Development Trading (SEDT), PT Green Power Precision Indonesia (GPPI), serta PT Aceh Mineral Abadi (AMA).
Keempat entitas tersebut menjadi fondasi pengembangan bisnis baterai, perdagangan energi, hingga pengelolaan mineral pendukung industri energi baru.
PT Green Power Group Tbk (LABA) memperkuat bisnis energi terbarukan melalui empat anak usaha, mencatat laba bersih Rp6,09 miliar, dan bersiap menggelar paparan publik kinerja keuangan.
Perkembangan Bisnis dan Operasional Mengandalkan empat anak usaha: PT Green Power Battery (GPB), PT Sustainable Energy Development Trading (SEDT), PT Green Power Precision Indonesia (GPPI), dan PT Aceh Mineral Abadi (AMA).Menjalankan penyewaan 138 unit motor listrik ECGO dan 65 unit motor listrik roda tiga SAFAGO melalui SEDT.Memasang 11 kabinet penukaran baterai ECGO di wilayah Jakarta, Bogor, dan Tangerang.Kinerja Keuangan dan Agenda KorporasiMembukukan lonjakan laba bersih menjadi Rp6,09 miliar ditopang lini bisnis baterai dan energi bersih.


















