BUKAN SEKADAR MAGANG, RPA INDONESIA BEKALI TIGA MAHASISWA KRIMINOLOGI DENGAN PENGALAMAN MENGABDI KEPADA MASYARAKAT
JAKARTA, 31 Agustus 2026 —
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RPA INDONESIA menyerahkan sertifikat magang kepada tiga mahasiswa Jurusan Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Studi Global, Universitas Budi Luhur Jakarta, yang telah menyelesaikan program Pendampingan Hukum dan Advokasi di RPA INDONESIA periode 20 Juli–21 Agustus 2026.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Nia Hamida Ramdani Putri (NIM 2343501256), Cassie Mary Janice Virginia (NIM 2343500645), dan Muhammad Taufik Ramadhan Bagaskara (NIM 2443500810). Penyerahan sertifikat menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, semangat belajar, dan kontribusi mereka selama menjalani proses magang.
Ketua Umum RPA INDONESIA Jeannie Latumahina mengucapkan puji syukur kepada Tuhan karena ketiga mahasiswa tersebut telah menyelesaikan masa magangnya dengan baik. Menurut Jeannie, magang di RPA INDONESIA bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat dan merasakan secara langsung persoalan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“RPA INDONESIA membuka ruang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan disiplin ilmu, termasuk Kriminologi, Filsafat, Hukum Psikologi dan Intelijen Negara. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga belajar tentang pendampingan masyarakat, advokasi, edukasi, serta persoalan perempuan, anak, hukum, dan kemanusiaan secara langsung,” tegas Jeannie Latumahina.
Jeannie menegaskan, mahasiswa bukan sekadar peserta magang, melainkan generasi penerus bangsa yang harus diberi ruang untuk belajar, berproses, dan berkontribusi. RPA INDONESIA akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai kampus agar dunia pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat.
Penyerahan sertifikat turut dihadiri pengurus DPP RPA INDONESIA, yaitu Roy Sairlela, Paulus Tutuarima, Desi Balubun, Yusuf Pradika, Zidan, Marnih, Yeyan, Wanti, serta Iin. Roy Sairlela, Paulus Tutuarima, Desi Balubun, Yusuf Pradika, dan Zidan menyampaikan apresiasi atas dedikasi ketiga mahasiswa. Sementara Marnih, Yeyan, Wanti, dan Iin menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan semangat yang telah diberikan selama berada di RPA INDONESIA.
Bagi Nia, Cassie, dan Bagas, pengalaman tersebut menjadi perjalanan yang sangat berharga. Mereka menyampaikan terima kasih karena mendapat kesempatan belajar langsung di lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, serta memahami arti kepedulian dan pengabdian secara nyata.
Dari ruang kuliah menuju realitas kehidupan masyarakat. Dari teori menuju pengalaman. Dari pengalaman, tumbuh kepedulian untuk menjadi generasi yang bermanfaat bagi sesama.
RPA INDONESIA berharap pengalaman magang ini menjadi bekal bagi Nia Hamida Ramdani Putri, Cassie Mary Janice Virginia, dan Muhammad Taufik Ramadhan Bagaskara untuk terus mengembangkan ilmu, karakter, kepedulian, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.


















