Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Setya Graha, Presiden Direktur PT Surya Kalimantan Sejati: Peningkatan Daya Saing dan Optimalisasi Aset Jadi Fokus Mining Excellence Forum 2026

Avatar photo
4988
×

Setya Graha, Presiden Direktur PT Surya Kalimantan Sejati: Peningkatan Daya Saing dan Optimalisasi Aset Jadi Fokus Mining Excellence Forum 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Setya Graha, Presiden Direktur PT Surya Kalimantan Sejati: Peningkatan Daya Saing dan Optimalisasi Aset Jadi Fokus Mining Excellence Forum 2026

 

Example 300x600

​Jakarta, 10 September 2026 –

 

Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah perubahan dinamika pasar komoditas, tuntutan efisiensi operasional, serta kebutuhan terhadap infrastruktur pertambangan yang semakin adaptif dan berkelanjutan. Berbagai tantangan sekaligus peluang tersebut menjadi fokus utama dalam Mining Excellence Forum 2026 yang digelar pada Rabu, 9 September 2026, di GPN Stage, JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

​Mengusung tema “Navigating Mining Competitiveness: Market Dynamics, Asset Performance and Infrastructure Solutions”, forum ini menjadi ruang strategis bagi para pelaku industri, perusahaan jasa pertambangan, penyedia teknologi, hingga pemangku kepentingan untuk membahas langkah konkret dalam meningkatkan daya saing sektor ini.

Forum menitikberatkan pada tiga aspek utama:

​Dinamika Pasar: Membaca tren komoditas global dan respon strategi bisnis.

​Optimalisasi Kinerja Aset: Meningkatkan produktivitas alat serta efisiensi biaya operasional.

​Penguatan Solusi Infrastruktur: Membangun infrastruktur yang andal dan berkelanjutan untuk efisiensi rantai pasok.

​Dalam forum tersebut, Setya Graha, Presiden Direktur PT Surya Kalimantan Sejati, menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi perusahaan pertambangan di tengah tekanan biaya. Menurutnya, daya saing tidak hanya ditentukan oleh besarnya produksi, melainkan pengelolaan aset dan produktivitas yang tepat. Setya menekankan bahwa optimalisasi alat dan infrastruktur menjadi kunci utama untuk menekan beban biaya operasional.

​Senada dengan hal tersebut, FH. Kritiono, Chief Executive Officer PT Ucoal Sumberdaya, memberikan perspektif mengenai strategi menjaga kinerja operasional. Pembahasan menggarisbawahi pentingnya membangun strategi yang adaptif—perusahaan dituntut tak hanya mengejar target produksi, tetapi juga memastikan keandalan aset, efisiensi energi, keselamatan kerja, serta keberlanjutan lingkungan.

​Mining Excellence Forum 2026 menjadi sangat relevan mengingat industri pertambangan nasional sedang berada dalam fase transformasi digital dan modernisasi. Pemanfaatan teknologi seperti pemeliharaan aset berbasis data, modernisasi peralatan, dan peningkatan konektivitas terbukti mampu menekan potensi downtime (waktu henti operasional) serta meningkatkan produktivitas secara signifikan.

​Selain aspek teknis, forum ini juga menjadi momentum penguatan kolaborasi antar-pelaku industri. Pada akhirnya, daya saing sektor tambang Indonesia tidak lagi hanya bertumpu pada melimpahnya sumber daya alam, melainkan pada kemampuan mengelolanya secara efisien, inovatif, dan berkelanjutan demi memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *