Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Ir. Priyadi Sutarso (Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia): Penerapan ESG dan Elektrifikasi Jadi Kebutuhan Mutlak Sektor Pertambangan

Avatar photo
4949
×

Ir. Priyadi Sutarso (Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia): Penerapan ESG dan Elektrifikasi Jadi Kebutuhan Mutlak Sektor Pertambangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ir. Priyadi Sutarso (Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia): Penerapan ESG dan Elektrifikasi Jadi Kebutuhan Mutlak Sektor Pertambangan

 

Example 300x600

​Jakarta, Metropolitanpost.id

 

 

Ir. Priyadi Sutarso (Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia) menekankan pentingnya penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam industri pertambangan nasional.

Langkah ini dinilai bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan mendasar untuk menjamin keberlanjutan sektor mineral dan batubara.

​Ketua APBI, Priyadi, menyatakan bahwa salah satu fokus utama dalam implementasi ESG adalah penurunan emisi karbon secara signifikan melalui program elektrifikasi operasional tambang.

​”ESG sekarang harus menjadi kebutuhan. Salah satu poin utamanya adalah penurunan emisi, dan elektrifikasi itu harus terus digalakkan. Selain menekan emisi, elektrifikasi juga memberikan dampak efisiensi yang nyata bagi operasional tambang,” ujar Priyadi.

​Transisi Bertahap Menuju Responsible Mining

​Menanggapi praktik pertambangan yang bertanggung jawab (responsible mining) saat ini, Priyadi menjelaskan bahwa industri masih berada dalam masa transisi. Sebagian besar operasional tambang masih mengandalkan bahan bakar solar mengingat besarnya nilai investasi sarana operasional yang sudah berjalan.

​Namun, ia menegaskan bahwa perubahan menuju energi yang lebih bersih tengah berlangsung secara bergradasi.

​”Transisinya tidak bisa langsung dibalik seketika karena investasinya sangat besar. Namun secara gradual, saat ini sudah banyak pelaku usaha yang mulai mencoba dan menerapkan teknologi berbasis listrik di lapangan,” jelasnya.

​Harapan Kemajuan Teknologi dan Efisiensi Tambang

​Ke depannya, APBI berharap adanya perkembangan teknologi pendukung yang lebih pesat untuk mempermudah proses transisi energi di sektor pertambangan, khususnya pada infrastruktur pengisian daya (charging system).

​”Harapan kami teknologi dapat berkembang pesat sehingga operasional bisa lebih efisien. Salah satu yang vital adalah teknologi charging agar proses pengisian daya alat berat dapat dilakukan secepat mungkin untuk mendukung produktivitas,” pungkas Priyadi.

 

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *