POLRI

Dirtipidum Bareskrim Polri Dorong Penguatan Kerja Sama Polri-AFP Hadapi Kejahatan Transnasional

Avatar photo
450
×

Dirtipidum Bareskrim Polri Dorong Penguatan Kerja Sama Polri-AFP Hadapi Kejahatan Transnasional

Sebarkan artikel ini
Dirtipidum Bareskrim Polri Dorong Penguatan Kerja Sama Polri-AFP Hadapi Kejahatan Transnasional. (Foto: Dittipidum)

Bali – Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipdum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra, S.I.K., M.H., mengikuti The 14th Senior Officer Meeting (SOM) antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Australian Federal Police (AFP) yang digelar di Nusa Dua, Bali, pada 20-22 September 2026.

Dalam forum tersebut, Brigjen Pol. Wira memaparkan berbagai upaya Polri dalam menangani kejahatan terorganisir (organized crime) sepanjang 2025 hingga 2026. Upaya tersebut meliputi pemberantasan peredaran gelap narkotika, tindak pidana pencucian uang (TPPU), kejahatan konvensional, hingga berbagai bentuk kejahatan transnasional.

Pertemuan SOM Polri-AFP juga menjadi momentum untuk memperkuat efektivitas kerja sama operasional kedua institusi. Salah satu langkah yang didorong adalah program pertukaran penyidik.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman penyidik terhadap sistem hukum masing-masing negara, memperkuat kompetensi dalam menangani kejahatan transnasional, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman.

“Kejahatan terorganisir dan kejahatan transnasional tidak dapat ditangani oleh satu negara saja. Karena itu, penguatan kerja sama, pertukaran informasi, serta peningkatan kapasitas penyidik menjadi hal yang sangat penting untuk menghadapi perkembangan kejahatan yang semakin kompleks,” ujar Brigjen Pol. Wira Satya Triputra.

Ia menambahkan, kerja sama penegakan hukum perlu dilakukan secara komprehensif. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga harus diperkuat melalui langkah-langkah pencegahan.

“Penegakan hukum harus berjalan secara reaktif melalui penindakan, sekaligus preventif melalui deteksi dini, pemutusan jaringan kejahatan, perlindungan terhadap korban, dan pemulihan aset. Komitmen bersama ini penting untuk mendukung keamanan dan stabilitas kawasan,” katanya.

Melalui forum SOM Polri-AFP, kedua institusi terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan kejahatan lintas negara. Kerja sama tersebut diarahkan pada peningkatan efektivitas penegakan hukum melalui pertukaran pengalaman, informasi, serta praktik terbaik dalam penanganan kejahatan terorganisir dan transnasional.

 

(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *