BERITA

ASPEK Indonesia Bersama ASPEK PHR Indonesia Dan Global Union Asia & Pasific Menggelar Seminar Kebangsaan “Menuju Sistem Ketenagakerjaan Yang Berkesadilan, Sejahtera, Produktif Dan Berkelanjutan

Avatar photo
57
×

ASPEK Indonesia Bersama ASPEK PHR Indonesia Dan Global Union Asia & Pasific Menggelar Seminar Kebangsaan “Menuju Sistem Ketenagakerjaan Yang Berkesadilan, Sejahtera, Produktif Dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

ASPEK Indonesia Bersama ASPEK PHR Indonesia Dan Global Union Asia & Pasific Menggelar Seminar Kebangsaan “Menuju Sistem Ketenagakerjaan Yang Berkesadilan, Sejahtera, Produktif Dan Berkelanjutan

 

Jakarta, – Konfederasi ASPEK Indonesia menggelar Seminar Kebangsaan bertajuk “Menuju Sistem Ketenagakerjaan yang Berkeadilan, Sejahtera, Produktif dan Berkelanjutan” di Hotel Balairung, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Seminar tersebut menjadi ruang penting untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan sekaligus merumuskan langkah dan sikap organisasi dalam memperjuangkan sistem ketenagakerjaan yang dinilai mampu memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi para pekerja.

Presiden Konfederasi ASPEK Indonesia, Muhammad Rusdi, dalam wawancara dengan awak media mengatakan bahwa pihaknya belum ingin mendahului hasil keputusan yang akan diambil dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Tanpa ingin mendahului keputusannya, keputusan baru akan kita ambil setelah workshop nanti siang. Setelah itu kita akan melanjutkan, keputusan seperti apa yang akan kita ambil,” ujar Muhammad Rusdi.

Menurutnya, perjuangan terhadap kepentingan pekerja harus terus dilakukan hingga berbagai harapan dan tuntutan yang diperjuangkan dapat benar-benar direalisasikan.

“Kita harus tetap berjuang sampai dengan apa yang kita harapkan itu bisa terealisasi,” tegasnya.

Muhammad Rusdi menambahkan, terdapat sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang menjadi perhatian serius ASPEK Indonesia. Salah satunya adalah persoalan upah yang selama ini menjadi isu penting bagi kesejahteraan pekerja.

Selain upah, persoalan outsourcing juga menjadi perhatian utama. Menurut ASPEK Indonesia, sistem ketenagakerjaan harus mampu memberikan kepastian, perlindungan, serta rasa keadilan bagi para pekerja.

“Yang paling krusial adalah terkait dengan upah, kemudian outsourcing. Kemudian teman-teman media daring itu juga yang sangat krusial menurut kita,” ungkapnya.

Ia menegaskan, hasil workshop akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah sikap dan perjuangan ASPEK Indonesia ke depan. Karena itu, pihaknya memilih untuk menunggu proses pembahasan dan keputusan bersama sebelum menyampaikan sikap organisasi secara lebih konkret.

Seminar Kebangsaan ASPEK Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan gagasan dan langkah nyata untuk mendorong terwujudnya sistem ketenagakerjaan yang berkeadilan, sejahtera, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan mengangkat berbagai persoalan mendasar seperti upah dan outsourcing, ASPEK Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan pekerja hingga tercapainya kebijakan ketenagakerjaan yang benar-benar memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh pekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *