Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
About Us

Abah Alam Bersyukur Bertemu Pemegang Kunci Ka’bah, Kisah Amanah Ka’bah Menginspirasi

Avatar photo
207
×

Abah Alam Bersyukur Bertemu Pemegang Kunci Ka’bah, Kisah Amanah Ka’bah Menginspirasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

(Foto: Istimewa)

METROPOLITAN POST— Ulama kharismatik nasional Abuya Tubagus Mulyadi Mawahib Alqodim Albantany, yang akrab disapa Abah Alam, menyampaikan pesan spiritual mendalam dalam Forum Komunikasi Majelis Adat Indonesia (MAI) yang dihadiri para Raja, Sultan, serta tokoh pemangku adat se-Nusantara.

Example 300x600

Dalam forum tersebut, Abah Alam mengungkapkan rasa syukur atas karunia Allah SWT yang mempertemukannya dengan pemegang amanah suci Ka’bah.
“Alhamdulillah, dengan karunia Allah SWT, saya mendapat undangan mulia dan kesempatan bersilaturahmi dengan Syekh Dr. Abdul Rahman,” ujar Abah Alam.

Abah Alam menuturkan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar perjumpaan biasa, melainkan sebuah kebahagiaan iman yang sarat makna sejarah dan spiritual Islam. Dalam kesempatan itu, Syekh Dr. Abdul Rahman, pemegang kunci Ka’bah, menyampaikan penjelasan langsung mengenai sejarah Rasulullah SAW terkait amanah penjagaan Ka’bah.

“Pemegang kunci Ka’bah menerangkan tentang sejarah Rasulullah SAW, bahwa amanah penjagaan kunci Ka’bah diberikan kepada Bani Syaibah, dan hingga kini diwariskan kepada Syekh Dr. Abdul Rahman bin Saleh,” jelas Abah Alam.

Abah Alam mengaku merasa bahagia dan bersyukur atas penjelasan yang disampaikan, karena memperkuat pemahaman umat tentang kesinambungan amanah ilahiah yang dijaga lintas generasi sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga hari ini.

Sebagai salah satu tokoh Dewan Agung Spiritual Majelis Adat Indonesia (MAI), Abah Alam menegaskan bahwa kisah penjagaan kunci Ka’bah merupakan teladan agung tentang keimanan, kejujuran, dan kemuliaan hidup yang lahir dari amanah.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberi kemuliaan hidup kepada para penjaga amanah suci ini, serta menjadikannya pelajaran bagi kita semua dalam menjaga amanah adat, iman, dan peradaban,” tutur Abah Alam.

Forum Komunikasi MAI menjadi ruang pertemuan nilai adat dan spiritualitas Nusantara dengan khazanah Islam dunia. Pesan Abah Alam dinilai memperkuat peran MAI sebagai simpul moral bangsa, yang menjadikan iman dan adat sebagai fondasi kebangsaan dan peradaban.(Red)

PONDOK SAUNG LONTAR MAJELIS RIYADHOH ZIKIR SHOLAWAT MUABBAD ALMAWAHIB
Megamendung Bogor Jawa barat Indonesia

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *