BERITA

Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPP HIMNI) Menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VII HIMNI Tahun 2026 Dengan Tema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian”

Avatar photo
66
×

Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPP HIMNI) Menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VII HIMNI Tahun 2026 Dengan Tema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian”

Sebarkan artikel ini

Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPP HIMNI) Menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VII HIMNI Tahun 2026 Dengan Tema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian”

 

 

Jakarta, – Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPP HIMNI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VII HIMNI Tahun 2026 dengan mengusung tema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) di Novotel Jakarta Cikini, Jakarta.

Rakernas VII HIMNI menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah nyata dalam mendorong kemajuan masyarakat dan pembangunan Kepulauan Nias.

Kegiatan nasional ini dihadiri jajaran pengurus dari 26 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 165 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIMNI dari berbagai wilayah. Kehadiran para pengurus tersebut mencerminkan besarnya potensi kekuatan masyarakat Nias, baik yang menetap di kampung halaman maupun yang berada di perantauan.

Sejumlah agenda penting menjadi perhatian dalam Rakernas kali ini, mulai dari pembaruan pola kepemimpinan, penguatan struktur dan kapasitas organisasi, hingga peningkatan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Nias di perantauan.

Ketua Umum DPP HIMNI, Ya’atulo Gulo, yang juga menjabat sebagai Bupati Nias, menekankan pentingnya membangun pola pikir yang lebih maju di tengah masyarakat Nias.

Menurutnya, kemajuan Nias tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan perubahan pola pikir, kualitas kepemimpinan, serta semangat masyarakat untuk terus berkembang.

Perubahan pola pikir tersebut perlu dimulai dari seluruh elemen masyarakat, baik mereka yang tinggal di Kepulauan Nias maupun masyarakat Nias yang telah sukses dan berkiprah di berbagai daerah di Indonesia bahkan di luar negeri.

Masyarakat perantauan dinilai memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui gagasan, pengalaman, jaringan, keahlian, serta berbagai bentuk kerja sama yang produktif.

Karena itu, HIMNI diharapkan mampu menjadi jembatan strategis yang menghubungkan potensi masyarakat Nias di perantauan dengan kebutuhan pembangunan di kampung halaman.

Melalui Rakernas VII ini, HIMNI juga diharapkan semakin memperkuat peran organisasi sebagai wadah pemersatu masyarakat Nias sekaligus mitra strategis pemerintah dalam merancang dan mendorong program pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan keterlibatan 26 DPD dan 165 DPC, kekuatan jaringan organisasi menjadi modal penting untuk membangun komunikasi, menyatukan visi, serta memperluas kontribusi masyarakat Nias dalam berbagai sektor pembangunan.

Tema “Tantangan Menuju Nias Pulau Impian” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah ajakan untuk membangun optimisme dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan Kepulauan Nias yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Rakernas VII HIMNI 2026 diharapkan menghasilkan pemikiran, rekomendasi, serta program kerja konkret yang dapat ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran organisasi.

Pada akhirnya, cita-cita menjadikan Nias sebagai pulau impian membutuhkan persatuan, kepemimpinan yang visioner, organisasi yang kuat, serta kolaborasi nyata antara pemerintah dan seluruh masyarakat Nias, di mana pun mereka berada.

Bersatu dalam gagasan, bergerak dalam tindakan, dan berkolaborasi untuk masa depan Nias yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *