Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BUMN

Dirut PT PAL Dorong Penguasaan Teknologi untuk Perkuat Pertahanan Bawah Air

Avatar photo
470
×

Dirut PT PAL Dorong Penguasaan Teknologi untuk Perkuat Pertahanan Bawah Air

Sebarkan artikel ini
Dirut PT PAL Dorong Penguasaan Teknologi untuk Perkuat Pertahanan Bawah Air. (Foto: PT PAL)
Example 468x60

Jakarta – Keamanan laut memiliki dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi energi dan logistik, serta perlindungan sumber daya kelautan. Menjawab kebutuhan tersebut, PT PAL Indonesia terus memperkuat kapabilitas pertahanan bawah air melalui pengembangan kemampuan produksi dan maintenance, repair and overhaul (MRO) kapal selam, penguasaan teknologi bawah air, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga sistem otonom.

Perspektif tersebut disampaikan Direktur Utama PT PAL Indonesia Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng., dalam Seminar Nasional HUT Paguyuban Hiu Kencana bersama Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (SESKOAL) di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Example 300x600

Seminar yang mengangkat tema “Integrated Surveillance Maritime System in Indonesia: Penguatan Pengendalian Ruang Maritim Atas dan Bawah Air dalam Mendukung Politik Pertahanan Negara Menghadapi Dinamika Geopolitik” tersebut menjadi forum untuk membahas penguatan sistem pengawasan dan pengendalian ruang maritim Indonesia, termasuk wilayah bawah laut.

Djenod menekankan bahwa kemandirian industri pertahanan perlu dibangun sebagai agenda jangka panjang untuk mendukung TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah laut Indonesia. Menurutnya, Indonesia membutuhkan kemampuan pengendalian ruang laut, baik di permukaan maupun di bawah permukaan.

“PT PAL selama ini membahas tentang bagaimana platform kapal, baik itu kapal permukaan, kapal perang, kapal selam, kapal selam otonomus, dan sebagainya. Semua itu diisi dengan berbagai sistem dan kita memiliki kendali atas semua potensi, dari teknologi hingga kemampuan membangun,” ujar Djenod.

Menurut Djenod, penguasaan terhadap platform pertahanan saja tidak cukup. Kemampuan tersebut harus dibarengi dengan penguasaan sistem dan teknologi yang menjadi bagian penting dari platform tersebut.

Karena itu, PT PAL Indonesia terus mendorong penguatan kemampuan industri dalam negeri agar berbagai platform yang dikembangkan, mulai dari kapal perang permukaan, kapal selam hingga kapal selam otonom, dapat ditopang sistem dan teknologi yang mumpuni.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penguasaan teknologi sekaligus memperkuat kendali atas rantai industri pertahanan nasional. Dengan kemampuan tersebut, industri dalam negeri tidak hanya berperan sebagai pembangun platform, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan dan mengendalikan teknologi yang digunakan.

Seminar Nasional HUT Paguyuban Hiu Kencana bersama SESKOAL turut menghadirkan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Selain itu, forum tersebut menghadirkan pembicara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Lemhannas RI, BRIN, serta mitra pengusung teknologi sebagai Original Equipment Manufacturer (OEM) di bidang teknologi pertahanan dan keamanan.

Partisipasi PT PAL Indonesia dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan sinergi antara kebutuhan operasional, arah kebijakan pertahanan, perkembangan teknologi, serta kapasitas industri nasional.

Keterlibatan SESKOAL dan berbagai pemangku kepentingan juga membuka ruang untuk mempertemukan perspektif operasional dengan kemampuan industri. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan ekosistem pertahanan nasional yang semakin mandiri, khususnya dalam penguasaan teknologi dan kemampuan pertahanan bawah air.

 

(ard)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *