Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Diskusi Populi Center: ‘Konsilidasi Politik dan Agenda Pembangunan’

Avatar photo
122
×

Diskusi Populi Center: ‘Konsilidasi Politik dan Agenda Pembangunan’

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

[Ket.Gambar : Foto bersama usai diskusi (atas) dan (bawah) suasana saat diskusi]

METROPOLITAN POST – Seminar diskusi bersama Populi center yang menghadirkan beberapa narasumber yang mengupas tema tentang Konsilidasi Politik dan Agenda pembangunan yang dibawakan langsung oleh Dimas Ramadhan selaku manejer Policy Research Populi Center sebagai moderator acara.

Example 300x600

Lembaga survei Populi Center merilis hasil survei terkait keinginan publik terhadap keputusan pemerintah melakukan kocok ulang atau reshuffle kabinet. Hasilnya, mayoritas publik dalam survei ini menginginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle terhadap menterinya.

Di sisi lain, selisih jumlah responden yang setuju dan tidak setuju tidak terpaut terlalu jauh. “Sebanyak 42,2 persen menginginkan adanya reshuffle kabinet, sementara yang menjawab sebaliknya sebesar 40,2 persen,” kata Peneliti Populi Center Nurul Fatin Afifah, Senin (13/2/2023).

Kemudian responden yang menjawab perlu ada reshuffle kabinet itu kembali ditanya soal sosok yang paling layak untuk lengser dari kursi menteri. Hasilnya, nama-nama menteri dari Partai NasDem paling banyak dipilih oleh responden untuk diganti.

Mereka diantaranya ialah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dengan angka 14,4 persen dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate 10,9 persen.

“Sementara Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim yang berasal dari kalangan profesional, memuncaki daftar teratas menteri yang layak untuk diganti dengan 16 persen,” katanya.

Nama lain yang muncul adalah Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahaladia dengan angka 9,5 persen dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya Bakar dengan angka 7,1 persen

Sementara itu, menteri-menteri lain di kabinet Jokowi tak banyak diusulkan untuk direshuffle dengan angka 3,8 persen. Selanjutnya ada sebanyak 38,8 responden menolak untuk menjawab.

Sebagai informasi, survei Populi Center dilakukan di 120 kelurahan tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Survei tersebut dilakukan mulai tanggal 25 Januari 2023 hingga tanggal 2 Februari 2023.

1.200 responden survei dipilih secara acak bertingkat, dengan margin of error 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun acara yang mengangkat tema diskusi Konsilidasi Politik dan Agenda pembangunan menghadirkan para narasumber diantaranya, Wakil Ketua Partai Gelora Fahri Hamzah, Direktur Propaganda dan Advokasi Publik PSI Furqan AMC, Direktur Eksekutif Populi Center Afrimadona, Zulfan Lindan Politisi Senior, berbicara dalam diskusi Forum Populi di kantor Populi Center di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (13/2/2023). Diskusi tersebut mengupas konsolidasi antar partai politik dengan tokoh-tokoh calon pemimpin bangsa serta agenda pembangunan ke depan. (Bar/red/tn.c)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *