[ Foto : Albert Hama Tokoh Pemuda Indonesia timur, Ist ]

METROPOLITAN POST – Albert Hama tokoh pemuda dari Indonesia timur merespon rencana Presiden Joko Widodo(Jokowi) untuk melakukan reshuffle kabinet.

Terlebih nya, Albert mengingatkan reshuffle yang dilakukan harus mengedepankan kepentingan nasional dalam rangka kemajuan bangsa bukan kalkulasi politik semata, apalagi saat ini banyak tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang perlu disikapi secara serius oleh pemerintah.

“Kalau dicermati dinamika reshuffle ini nuansa politisnya kental sekali karena digiring ke isu partai tertentu yang dianggap sudah membelot gara-gara deklarasi Capres. Harusnya itu dikesampingkan karena yang utama adalah kepentingan nasional dalam rangka percepatan agenda pemerintah memajukan bangsa dan negara. Jangan lupa, saat ini tantangan bangsa kian kompleks,” ujarnya mengatakan kepada redaksi media, Selasa (30/12/2022).

Dinyatakan Albert, isu keamanan, ekonomi, dan politik saat ini sangat menonjol dan butuh perhatian serius Presiden Jokowi.

“Seperti halnya masalah Papua butuh perhatian penuh karena gejolak keamanan yang saat ini muncul, belum tantangan ekonomi karena ancaman resesi, dan tentu saja jelang pemilu karena dinamika politik yang kian memanas. Ini sebenarnya harus jadi perhatian khusus,” tegas Albert.

Dia mengakui reshuffle menteri memang hak prerogatif presiden tetapi perlu diikuti alasan yang rasional. “Jadi dasar pergantian menteri itu harus basis evaluasi kinerja, bukan yang lain-lain,” sambungnya.

Jika dicermati kinerja kabinet Indonesia Bersatu Jilid II sebenarnya memperlihatkan catatan kerja yang positif, apalagi di tengah upaya pemerintah menghadapi pandemi dan ancaman resesi ekonomi.

“Jika pun tetap dilakukan, itu harus dengan pertimbangan percepatan agenda strategis pemerintah. Artinya butuh tim kerja yang memang solid, tangguh dan gerak cepat seiring dengan tantangan ke depan yang tidak ringan, terutama bidang ekonomi, politik dan keamanan,” tukasnya.

Saat menyebut nama-nama potensial yang bisa duduk di kursi kabinet, Albert menyebut salah satu nama yang potensial adalah Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andhika Perkasa.

“Rekam jejak beliau tentu sangat mumpuni. Jadi tidak ada salahnya juga jika diberi tanggung jawab sebagai Menteri,” pungkasnya.

Apalagi, katanya juga menjelaskan, bahwa ditengah-tengah situasi covid dan menghadapi resesi ekonomi sangat berdampak pada masyarakat Indonesia timur.

Karena sebagian besar warga Indonesia timur sudah pada menjual tenaga di industri pertambangan akibat dari harga jual hasil pertanian kian menurun jauh.

“Daya beli masyarakat menurun, upah minimum regional staknan dan tak mampu membiayai kehidupan rumah tangga dalam sebulan bagi pekerja tambang, sementara hasil perut bumi Indonesia sangat kaya dan berlimpah ruah,” paparnya

Anehnya lagi, malah justru yang meningkat hanyalah investasi asing, oleh sebab itu patut di evaluasi adalah kementerian terkait, karena kinerjanya mendominasi sangat buruk dan tidak berdampak positif terhadap warga yang punya sumber daya alam, kata Albert tokoh muda dari ufuk Indonesia timur menjelaskan.

Tokoh muda yang sangat energi ini juga menyebut salah satu nama selain Andika Perkasa yang syarat dengan pengalaman tetapi juga, ada nama penanggung jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Ir. H. R. Haidar Alwi, ST, MT yang sangat konsen terhadap kehidupan masyarakat Indonesia Timur.

“Dan kami percaya ketika yang bersangkutan dipercayakan sebagai meneteri, apalagi menjadi menteri Investasi pasti mampu menjawab warga Indonesia timur yang sementara miskin dalam kebahagiaan ini,” ungkapnya.

Kemudian dari sisi emosional sangat tepat karena secara fakta, kakek buyutnya hidup dan dimakamkan di Ternate Maluku Utara. ini menunjukan bahwa rasa persaudaraan dan perasaan senasib sepikir dan sepenanggungan itu sangat kental.

Selain itu, dia juga menilai bahwa ide gagasan yang sudah bahkan yang akan direncanakan oleh sang Tokoh Toleransi tersebut Ir.Haidar Alwi sangat relevan dengan kondisi saat ini.

“Melihat sepak terjangnya, Presiden Haidar Alwi Institute/HAI juga saya rasa mampu memberikan solusi serta menjawab tantangan dari setiap permasalahan kondisi bangsa dan negara saat ini, jadi bila presiden dengan hak prerogatif nya memilih beliau menurut saya sudah sangat tepat, bapak Haidar Alwi termasuk representatif dari kami juga,” tandasnya menjelaskan.(Hbhn/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini