Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI

RUPST Indika Energy Setujui Dividen USD3,01 Juta, Fokus Perkuat Bisnis Non-Batubara

Avatar photo
121
×

RUPST Indika Energy Setujui Dividen USD3,01 Juta, Fokus Perkuat Bisnis Non-Batubara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indika Energy Tbk menyetujui pembagian dividen tunai sebesar USD3,01 juta atau setara 50% dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Dividen tersebut dijadwalkan dibayarkan pada 19 Juni 2026.

Dalam RUPST yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5), perseroan juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan transformasi bisnis menuju sektor non-batubara dan memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satu fokus utama perseroan adalah percepatan pengembangan proyek tambang emas Awak Mas sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang.

Example 300x600

Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy, Azis Armand, mengatakan seluruh belanja modal pada periode ini dialokasikan untuk proyek tambang emas Awak Mas dan berbagai inisiatif bisnis hijau.

“Kami terus memperkuat transformasi bisnis di mana seluruh belanja modal pada periode ini dialokasikan untuk proyek tambang emas Awak Mas dan berbagai inisiatif bisnis hijau,” ujar Azis dalam siaran pers perseroan.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan yang sejalan dengan arah transisi energi global menuju net-zero emission.

Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga menerima laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, serta memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku berjalan.

RUPST turut menetapkan susunan pengurus baru perseroan dengan mengangkat Agus Lasmono sebagai Komisaris Utama, sementara Azis Armand tetap menjabat sebagai Direktur Utama.

Pada kuartal I-2026, Indika Energy mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD7 juta, meningkat signifikan dibandingkan USD2,9 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan perseroan juga naik tipis menjadi USD493,2 juta yang didorong peningkatan kontribusi bisnis logistik, perdagangan energi, dan sumber daya non-batubara.

Kinerja anak usaha non-batubara turut menopang pertumbuhan tersebut. Tripatra membukukan kenaikan pendapatan 11,2% menjadi USD68,7 juta, sedangkan Interport Mandiri Utama melonjak 53,4% menjadi USD43,1 juta terutama dari bisnis perdagangan bahan bakar. Sementara itu, pendapatan Kideco mengalami penurunan akibat melemahnya volume penjualan dan harga jual rata-rata batu bara.

Perseroan juga berhasil meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi beban pokok penjualan dan biaya keuangan. Laba kotor naik 16,2% menjadi USD74 juta dengan margin laba kotor meningkat menjadi 15%. Penurunan biaya utang turut menekan beban keuangan sebesar 8,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sepanjang kuartal I-2026, seluruh belanja modal sebesar USD26,2 juta dialokasikan untuk sektor non-batubara, termasuk USD20,4 juta untuk proyek tambang emas Awak Mas dan sisanya untuk berbagai inisiatif bisnis hijau. Hingga akhir Maret 2026, progres konstruksi proyek Awak Mas telah mencapai 56,8% dengan total realisasi investasi sebesar USD288,1 juta.

 

(ard)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *