POLRI

Sambut HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Polri Gelar Pencucian Pataka

Avatar photo
448
×

Sambut HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Polri Gelar Pencucian Pataka

Sebarkan artikel ini
Sambut HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Polri Gelar Pencucian Pataka. (Foto: Korlantas Polri)

Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar upacara Pencucian dan Pemuliaan Pataka Korps Lalu Lintas Polri Dharmakerta Marga Raksyaka di Aula Madellu, Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara yang diperingati pada 22 September 2026. Upacara dipimpin Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Wibowo dan berlangsung khidmat dengan penghormatan terhadap Pataka Korlantas Polri.

Sejumlah Pejabat Utama Korlantas Polri turut hadir, di antaranya Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Komarudin, Penata Kebijakan Utama Kapolri TK II Brigjen Pol. Aries Syahbudin, Auditor Kepolisian Utama TK II Korlantas Polri Brigjen Pol. Chiko Ardwiatto, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Turmudi, serta para PJU Korlantas Polri.

Tradisi Pencucian dan Pemuliaan Pataka Dharmakerta Marga Raksyaka menjadi bagian dari penghormatan terhadap lambang kebesaran Korps Lalu Lintas sekaligus pengingat terhadap nilai-nilai pengabdian yang menjadi pedoman personel dalam menjalankan tugas.

Prosesi tersebut juga dimaknai sebagai upaya menyucikan dan meneguhkan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tribrata dan Catur Prasetya. Pataka Korlantas memuat Tanda Kesatuan Lalu Lintas dan Tanda Korps Lalu Lintas.

Dalam prosesi tersebut, air yang digunakan untuk pencucian dan pemuliaan Pataka berasal dari tujuh pulau di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yakni Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Penggunaan air dari tujuh wilayah kepulauan tersebut menggambarkan cakupan tugas Korlantas Polri sebagai pembina fungsi lalu lintas yang memiliki jajaran serta melaksanakan tugas di seluruh wilayah Indonesia.

Pataka Dharmakerta Marga Raksyaka merupakan lambang kehormatan Korps Lalu Lintas Polri. Makna yang terkandung di dalamnya kembali diteguhkan melalui prosesi pencucian sebagai pedoman bagi setiap anggota Polantas dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Gambar tameng pada Pataka melambangkan perlindungan. Filosofi tersebut menggambarkan tugas Polisi Lalu Lintas untuk senantiasa hadir dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Dalam menjalankan tugas, setiap anggota Polantas dituntut memiliki kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan yang dilandasi mental serta kepribadian yang berjiwa Tribrata dan Catur Prasetya.

Sementara itu, semboyan Dharmakerta Marga Raksyaka mengandung semangat bahwa Polisi Lalu Lintas menjalankan tugas dengan tulus dan ikhlas, serta penuh kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Polisi Lalu Lintas sejak resmi berdiri pada 22 September 1955.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui prosesi Pencucian dan Pemuliaan Pataka, semangat Dharmakerta Marga Raksyaka kembali diteguhkan sebagai pedoman bagi personel Korlantas Polri dalam menjalankan tugas secara tulus, penuh kepedulian, kesadaran, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

 

(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *