Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Silaturahmi Yangmulia Maharaja Kutai Mulawarman dan Kerukunan Tondon Toraja di Sangatta

Avatar photo
52
×

Silaturahmi Yangmulia Maharaja Kutai Mulawarman dan Kerukunan Tondon Toraja di Sangatta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Perkuat Persaudaraan, Nilai Adat, dan Spirit Kebangsaan Nusantara‘ ,(istimewa)

METROPOLITAN POST— Duli Yang Maha Mulia Sri Paduka Baginda Berdaulat Agung Prof. Dr. M.S.P.A. Iansyah Rechza, F.W., Ph.D., Maharaja Kutai Mulawarman, selaku Yang Dipertuan Agung Diraja Nusantara sekaligus Dewan Pendiri Majelis Adat Indonesia (MAI), menghadiri dan memberikan makna kebangsaan dalam kegiatan Silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Sub Kerukunan Tondon di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Example 300x600

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Perayaan Natal 2025 dan Ibadah Syukur Tahun Baru 2026 Kerukunan Tondon–Sangatta, yang diselenggarakan di Gereja Oikumene Sangatta, dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Cahaya Kasih Menjangkau Keluarga”.

Ketua Pelaksana kegiatan, Paduka Yang Mulia Pangeran Adipati Dr. (H.C.) Matius Padondan, S.Th., M.Pd., yang juga Wakil Ketua Kerukunan Tondon, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran Maharaja Kutai Mulawarman.

“Kehadiran Duli Yang Maha Mulia Maharaja Kutai Mulawarman merupakan kehormatan dan anugerah besar bagi Kerukunan Tondon. Penganugerahan karunia kasih dan penghargaan ini menjadi simbol persatuan, pelayanan kasih, serta penguatan nilai-nilai adat dan kebangsaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Markus Katemba, Ketua Kerukunan Tondon sekaligus pilar Ikatan Keluarga Toraja di Kabupaten Kutai Timur. Ia menilai kehadiran Maharaja Kutai Mulawarman membawa pesan kedamaian, persaudaraan, dan semangat cinta kasih lintas iman dan budaya.

“Kami bersyukur dan mendoakan agar Duli Yang Maha Mulia senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta kelapangan dalam berkarya bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

Ibadah Natal dan Syukur Tahun Baru tersebut dipimpin dan dikuatkan oleh Pdt. Foa Gea, S.Th., Pendeta Pos Oikumene Sangatta, yang memberikan penguatan rohani dan moral kepada seluruh jemaat serta keluarga besar Kerukunan Tondon.

Penganugerahan Penghargaan dan Karunia Kasih

Dalam kesempatan tersebut, Duli Yang Maha Mulia Sri Paduka Baginda Berdaulat Agung Maharaja Kutai Mulawarman menganugerahkan penghargaan kepada lembaga-lembaga keagamaan sebagai bentuk apresiasi atas peran dalam pembinaan iman, karya sosial, dan dukungan terhadap Visi Indonesia Emas 2045, yaitu kepada:

1. Gereja Oikumene Sangatta Baru
2. Gereja GPDI Gerbang Indah Sangatta, Kutai Timur
3. Gereja Sahabat Indonesia (GSI) Sangatta
4. Gereja Pantekosta Sangatta, Kutai Timur
5. Gereja Katolik Paroki Santa Theresia
6. Gereja Toraja Jemaat Elim Kutai Timur
7. Ustadz Muslimin, tokoh agama Islam atas peran lintas iman dan kontribusi kebangsaan

Selain itu, karunia kasih juga dianugerahkan kepada tokoh-tokoh agama, masyarakat, pendidik, dan pengurus kerukunan yang dinilai berjasa dalam kegiatan kemanusiaan, sosial, dan kebudayaan, antara lain:

Pdt. Foa Gea, S.Th.; Dr. Yusuf T. Silambi, MM., MBA.; Piter Buyang, S.Pi., M.Si.; Markus Katemba; Yohanes Masarrang; Silas Sumule; Paulus Pabita; Mahta Batam; Hendrik Lamba Pabita, S.H.; Yusuf Rante Pasang, S.Pd.; Serti Tanoli Rur, S.E.; Pdt. Daniel Masarrang, S.Th.; Alfrida Bungin, S.Pak.; Paduka Yang Mulia Pangeran Adipati Dr. (H.C.) Matius Padondan, S.Th., M.Pd.; Paduka Yang Mulia Putri Dr. (H.C.) Nani Uminarti, S.Th., M.Si.; serta Yulianus Stepanus.

Apresiasi Tokoh Budaya dan Pemuda Nusantara

Duli Yang Maha Mulia Maharaja Kutai Mulawarman juga menganugerahkan penghargaan kepada tokoh masyarakat budaya Nusantara dan tokoh muda pencinta kebudayaan, di antaranya:

Yulianus Massora; Yusuf Rante Pasang, S.Pd.; Yusak Ramli; Anis Kombong; Yosua Pangalo; Tabita Rante; Marni Pabita, S.P.; Dian Indrawati RK Padondan; Hendra Prayoga; Anamaya RKP; Ruth Pabita; Elda Vetra Sirenden Massora; Duan Sri Agusto; serta Zakariya Rante Kombong Padondan.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dalam pelestarian budaya Nusantara, kepedulian sosial, serta peran aktif dalam membangun persatuan bangsa.

Dalam kesempatan terpisah namun satu rangkaian makna, Duli Yang Maha Mulia Sri Paduka Baginda Berdaulat Agung Prof. Dr. M.S.P.A. Iansyah Rechza, F.W., Ph.D., Maharaja Kutai Mulawarman, selaku Yang Dipertuan Agung Diraja Nusantara dan Dewan Pendiri Majelis Adat Indonesia (MAI), juga menyampaikan pandangan kebangsaan dalam Forum Komunikasi Majelis Adat Indonesia, yang dihadiri para Raja, Sultan, Datuk, Ratu, serta tokoh pemangku adat se-Nusantara.

Forum tersebut menjadi ruang musyawarah luhur adat dalam memperkuat persatuan, nilai-nilai budaya, serta peran strategis adat sebagai pilar moral dan etika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menutup rangkaian kegiatan, Maharaja Kutai Mulawarman menyampaikan doa dan harapan agar semangat kasih, persaudaraan, toleransi, serta kearifan adat Nusantara terus tumbuh dan menjadi cahaya bagi Indbbbonesia menuju Indonesia Emas 2045.

 

Laporan : .Bar.S/Ben

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *