Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Rakernas Perdana Haidar Alwi Institute Tegaskan Konsilidasi Persatuan Nasional Sebagai Kekuatan Utama Mewujudkan Asta Cita

Avatar photo
151
×

Rakernas Perdana Haidar Alwi Institute Tegaskan Konsilidasi Persatuan Nasional Sebagai Kekuatan Utama Mewujudkan Asta Cita

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

METROPOLITAN POST— Haidar Alwi Institute untuk pertama kalinya menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan tema “Mengkonsolidasikan Persatuan Guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dalam Mencapai Asta Cita.” Kegiatan akbar ini berlangsung di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Senin, 9 Februari 2026, dan dihadiri sekitar 2.000 peserta dari seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring.

Rakernas perdana ini menjadi momentum konsolidasi nasional Haidar Alwi Institute dalam memperkuat persatuan bangsa sebagai fondasi utama menjaga keamanan dan ketertiban nasional, sekaligus mendukung agenda strategis pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Example 300x600

Rakernas menegaskan bahwa rakyat harus dikonsolidasikan secara sadar dan rasional untuk memahami tantangan geopolitik global yang semakin kompleks. Konsolidasi tersebut dinilai mutlak agar bangsa Indonesia tidak terpecah, tetap solid, dan mampu berdiri tegak sebagai negara berdaulat di tengah tekanan serta dinamika global yang terus berkembang.

Ketua Haidar Alwi Institute, Haidar Alwi, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menegaskan bahwa Rakernas ini merupakan forum strategis kebangsaan yang memiliki arti penting bagi masa depan bangsa.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu pada Rakernas pertama Haidar Alwi Institute. Ini adalah momentum konsolidasi kebangsaan yang sangat penting untuk memperkuat persatuan nasional sebagai modal utama bangsa,” ujar Haidar Alwi, lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dalam paparannya, Haidar Alwi menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar, bahkan ia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara terkaya di dunia. Namun, kekayaan tersebut harus dikelola secara bijak, berdaulat, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Sumber kekayaan mineral dunia, sepertiganya ada di Indonesia. Karena itu saya menyimpulkan Indonesia adalah negara terkaya di dunia. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelolanya secara cerdas, berdaulat, dan berkeadilan,” ungkap pria kelahiran Solo, 6 Agustus 1963 tersebut.

Rakernas juga menegaskan bahwa persatuan nasional harus diposisikan sebagai kekuatan utama bangsa dalam menghadapi tekanan global dan dinamika masa depan. Persatuan bukan hanya menjadi simbol, tetapi juga modal sosial dan politik untuk memperkuat legitimasi serta efektivitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda Asta Cita secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Haidar Alwi Institute memberikan penghargaan berupa plakat kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Pada kesempatan ini, Presiden Prabowo dianugerahi gelar Bapak Pembangunan Modern.

Pendiri Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi, menegaskan bahwa Rakernas ini digelar sebagai forum konsolidasi kekuatan moral rakyat, sekaligus wujud dukungan strategis terhadap pemerintah dalam menghadapi persoalan nasional maupun global.

“Perkembangan situasi nasional dan internasional menuntut kita untuk terus mengonsolidasikan diri. Rakernas ini digelar untuk meneguhkan dukungan rakyat terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Dalam Rakernas tersebut, Haidar Alwi Institute mengonsolidasikan tiga agenda utama, salah satunya adalah penegasan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran yang telah berjalan lebih dari satu tahun.

Selain kepada Presiden Prabowo Subianto, Haidar Alwi Institute juga memberikan penghargaan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri yang Dicintai Rakyat, atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Penghargaan turut diberikan kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang dinilai berhasil menjalankan peran strategis sebagai jembatan aspirasi rakyat antara lembaga legislatif dan eksekutif.

“Peran Pak Dasco sangat sentral dan krusial. Ketika ada persoalan di masyarakat, beliau selalu hadir, turun langsung, dan aktif menjembatani antara rakyat dan pemerintah,” ujar Haidar Alwi.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakernas sekaligus Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute, Sandri Rumanama, menjelaskan bahwa Rakernas ini diikuti oleh sekitar 2.000 peserta dari seluruh penjuru Tanah Air.
“Sebagai bangsa besar, kita harus bersatu dan menjaga stabilitas keamanan. Asta Cita tidak akan tercapai jika keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terjaga,” tegas Sandri.

Ia menambahkan, konsolidasi rakyat melalui Haidar Alwi Institute menjadi penting agar masyarakat memahami tantangan geopolitik global serta dinamika masa depan bangsa.
“Seluruh elemen Haidar Alwi Institute memiliki satu komitmen yang sama, yakni mendukung program pemerintah dan pemerintahan Prabowo–Gibran untuk mewujudkan Asta Cita demi Indonesia yang kuat, berdaulat, dan berkeadilan,” pungkasnya.(Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *