Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Menggelar Perayaan Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-66 Dengan Penuh Semangat Kebersamaan & Komitmen Untuk Terus Berkontribusi Nyata Bagi Bangsa Indonesia

Avatar photo
94
×

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Menggelar Perayaan Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-66 Dengan Penuh Semangat Kebersamaan & Komitmen Untuk Terus Berkontribusi Nyata Bagi Bangsa Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

 

Example 300x600

Jakarta – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar Perayaan Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-66 dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus berkontribusi nyata bagi bangsa. Mengusung tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia”, momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang sekaligus peneguhan peran PMII dalam menjawab tantangan zaman.

Ketua Umum Pengurus Besar PMII, Shofiyullah Cokro, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kader PMII di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama organisasi terletak pada soliditas kader di tingkat bawah.

“Kami mengucapkan selamat Harlah ke-66 PMII. Pengurus Besar telah melakukan rapat koordinasi dan memberikan berbagai instruksi organisasi. Namun, ujung tombak gerakan tetap berada di tangan sahabat-sahabat di tingkat rayon dan cabang. Tanpa mereka, kami di PB tidaklah berarti apa-apa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PMII merupakan organisasi kader yang memiliki kesinambungan sejarah perjuangan. Setiap generasi, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan nilai-nilai perjuangan yang telah dirintis para pendahulu.

“Kita adalah penerus amanah perjuangan para pendahulu, termasuk dari masa kepemimpinan Muhammad Abdullah Fikri. Apa yang telah mereka gariskan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk dilanjutkan dan diwujudkan dalam aksi nyata,” tegasnya.

Perayaan Harlah ke-66 ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum konsolidasi nasional bagi seluruh kader PMII untuk memperkuat peran strategis organisasi dalam pembangunan bangsa. Dengan semangat “Aksi Nyata”, PMII berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi konkret dalam bidang sosial, pendidikan, hingga kebangsaan.

Melalui peringatan ini, PMII meneguhkan kembali jati dirinya sebagai organisasi kader yang progresif, responsif, dan berakar kuat pada nilai-nilai keislaman serta keindonesiaan.

Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa perjalanan panjang PMII hingga usia ke-66 merupakan bukti ketangguhan organisasi dalam menghadapi dinamika zaman. Ia mengajak seluruh pengurus dan kader untuk terus membuat catatan penting bagi masa depan bangsa.

“Alhamdulillah hari ini kita sampai pada titik di mana arah transformasi yang dipimpin oleh Prabowo Subianto sudah berada pada jalur yang tepat. Orientasi dan langkah yang diambil sesuai dengan tuntutan zaman. Tugas kita adalah mendorong dan memastikan manajemen yang baik agar arah tersebut benar-benar optimal dan berhasil,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran PMII dalam mengawal perjalanan bangsa. Menurutnya, keberhasilan Indonesia ke depan sangat bergantung pada kontribusi generasi muda, khususnya kader PMII, dalam menjawab tantangan yang semakin kompleks.

“Di tangan sahabat-sahabat sekalian masa depan bangsa ini ditentukan. Tantangan hari ini tidak mudah, karena kita dihadapkan pada percepatan di berbagai bidang, mulai dari teknologi, pengetahuan, hingga dinamika politik nasional. Ini membutuhkan kesiapan, kedewasaan, dan kemampuan adaptasi yang kuat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan yang dihadapi bangsa saat ini bukanlah persoalan baru, melainkan akumulasi dari puluhan tahun. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan terhadap upaya perbaikan yang tengah dilakukan pemerintah.

Jika ada kritik terhadap Presiden, itu hal yang wajar. Namun perlu diingat, beliau baru memimpin satu tahun, sementara persoalan yang ada sudah menumpuk sejak lama. Maka yang dibutuhkan hari ini adalah dukungan, kolaborasi, dan semangat perbaikan bersama,” tegasnya.

Perayaan Harlah ke-66 PMII ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan dan penguatan peran organisasi dalam mencetak kader-kader yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dan berkontribusi nyata.

Dengan semangat “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia”, seluruh kader PMII berkomitmen untuk terus mengawal arah pembangunan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *