POLRI

Irjen Pol Adex Yudiswan Resmi Jabat Wakapolda Metro Jaya, Ini Rekam Jejak dan Kiprahnya

Avatar photo
659
×

Irjen Pol Adex Yudiswan Resmi Jabat Wakapolda Metro Jaya, Ini Rekam Jejak dan Kiprahnya

Sebarkan artikel ini
Irjen Pol Adex Yudiswan Resmi Jabat Wakapolda Metro Jaya, Ini Rekam Jejak dan Kiprahnya. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Irjen Pol Adex Yudiswan resmi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya setelah dilantik oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi dalam upacara serah terima jabatan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Sabtu (3/10/2026). Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, kriminal khusus, dan kejahatan siber.

Adex, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996, menggantikan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Jawa Timur. Bersamaan dengan jabatan barunya, Adex juga menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), naik dari Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).

Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Rotasi ini menjadi bagian dari mutasi terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Polri.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja kepolisian, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Berpengalaman di Bidang Reserse dan Kejahatan Siber

Sebelum dipercaya mengemban tugas sebagai Wakapolda Metro Jaya, Adex menjabat Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya, terutama dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan kejahatan digital.

Lahir di Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, pada 3 Desember 1974, Adex telah menempati berbagai posisi strategis selama bertugas di institusi Polri.

Kariernya mencakup sejumlah jabatan operasional di tingkat kewilayahan, antara lain Kapolsek Jatiuwung, Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota, Kapolres Luwu, dan Kapolres Gresik.

Ia juga pernah menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah serta Karojakstra Stamarena Polri.

Rangkaian penugasan tersebut memberinya pengalaman dalam penanganan tindak pidana, pelaksanaan tugas kepolisian di daerah, hingga perencanaan dan strategi organisasi.

Momen Humanis Saat Evakuasi Korban Pesawat Aviastar

Di balik pengalamannya dalam bidang reserse dan kejahatan siber, Adex juga pernah menjadi perhatian publik melalui aksi kemanusiaan saat menjalankan tugas di lapangan.

Ketika menjabat Kapolres Luwu pada 2015, ia terlibat langsung dalam proses evakuasi korban kecelakaan pesawat Aviastar di kawasan Pegunungan Latimojong, Sulawesi Selatan.

Dalam proses evakuasi yang berlangsung di medan hutan dengan kondisi geografis yang sulit, Adex tertangkap kamera sedang menggendong jenazah seorang bayi korban kecelakaan menggunakan kain sarung.

Momen tersebut menyita perhatian publik dan memperlihatkan sisi kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, terutama ketika berhadapan dengan situasi darurat dan proses evakuasi korban.

Tantangan Baru di Polda Metro Jaya

Dari sisi pendidikan, Adex menempuh sejumlah jenjang pendidikan pengembangan kepolisian, mulai dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen), hingga Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti). Ia juga meraih gelar magister dari Universitas Indonesia.

Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman di berbagai bidang penugasan, Adex kini menghadapi tanggung jawab baru sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Wilayah hukum Polda Metro Jaya memiliki dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang kompleks, mencakup kawasan Jakarta dan sejumlah wilayah penyangga. Tantangan tersebut membutuhkan koordinasi lintas satuan, penanganan tindak pidana konvensional maupun digital, serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Pengalaman Adex di bidang operasional, reserse, dan kejahatan siber menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya. Ke depan, pelaksanaan tugas tersebut diharapkan dapat mendukung penguatan pelayanan kepolisian, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

 

(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *