About Us

Mahasabha XIII PHDI, Ketua MPR Sinergi Dharma Agama dan Dharma Negara Dedikasi Indonesia yang damai, maju, dan berkeadilan

Avatar photo
120
×

Mahasabha XIII PHDI, Ketua MPR Sinergi Dharma Agama dan Dharma Negara Dedikasi Indonesia yang damai, maju, dan berkeadilan

Sebarkan artikel ini

[ Foto: Istimewa ]

METROPOLITAN POST—— Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani Hadir dan membuka Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dengan tema “Penguatan PHDI melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya.” Semoga Mahasabha ini memperkuat persatuan umat, menghasilkan kepemimpinan yang solid, serta mendorong langkah nyata PHDI dalam membimbing umat dan berkontribusi bagi Indonesia yang damai, maju, dan berkeadilan. menekankan pentingnya sinergi antara Dharma Agama dan Dharma Negara dalam kehidupan umat Hindu serta kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Muzani dalam rangkaian Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di Jakarta. Mahasabha XIII PHDI mengusung tema “Penguatan PHDI Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya.”

Menurut Ahmad Muzani, Dharma Agama dan Dharma Negara merupakan dua nilai yang dapat berjalan beriringan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

“Dharma Agama dan Dharma Negara harus berjalan bersama,” ujar Ahmad Muzani.

Ia mengatakan, kehidupan beragama memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang memiliki nilai moral, toleransi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kebangsaan.

Dalam konteks tersebut, PHDI dinilai memiliki peran strategis dalam membina umat Hindu sekaligus memberikan kontribusi bagi kehidupan nasional.

Ahmad Muzani juga mengajak seluruh umat Hindu untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman Indonesia. Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati dan membangun kerja sama.

“Indonesia adalah negara yang dibangun atas keberagaman. Karena itu, setiap umat beragama memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan kehidupan yang harmonis,” katanya.

Mahasabha XIII PHDI menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi sekaligus merumuskan arah pengabdian ke depan. Forum tersebut juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi.

Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan perjalanan kepemimpinan selama lima tahun merupakan proses yang penuh dinamika.

“Selama lima tahun ini kami sudah mengarungi samudera, naik turun gelombang untuk tetap tegar dalam membangun umat dan yakin Tuhan bersama kita,” ujar Wisnu.

Ia menegaskan bahwa kekuatan PHDI tidak hanya bertumpu pada struktur organisasi, tetapi juga pada kebersamaan seluruh umat Hindu.

“Siapa pun yang akan terpilih nantinya harus kita dukung dan bersama-sama menegakkan kehidupan Hindu dengan baik,” lanjutnya.

Mahasabha XIII PHDI diharapkan menghasilkan arah kebijakan organisasi yang semakin memperkuat pelayanan kepada umat sekaligus memperluas kontribusi dalam pembangunan nasional.

Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, serta peningkatan kerukunan antarumat beragama.

Dengan memperkuat Dharma Agama dan Dharma Negara, PHDI diharapkan terus menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan keagamaan yang harmonis dan kehidupan kebangsaan yang semakin kokoh.

Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita bersama untuk menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *