Dukung Ekosistem Olahraga Nasional, Jogja Sports Clinic Tampilkan Layanan Pemulihan Cedera Berteknologi Tinggi di Indonesia Sports Summit 2026
Jakarta, Milleniumpost.id
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) resmi menggelar Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, yang dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., M.B.A., pada Jumat (11/9/2026).
Mengusung tema “Beyond The Game 2.0: From Nation Building To Global Industry”, ajang yang berlangsung hingga 13 September 2026 ini mempertemukan pemerintah, pelaku industri, federasi, akademisi, hingga komunitas. Selain mendorong prestasi dan industri, event ini menjadi wadah penting bagi sektor kesehatan olahraga untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu pelaku sektor kesehatan yang turut mengambil peran adalah Jogja Sports Clinic (JSC), klinik kedokteran olahraga asal Yogyakarta. Dalam pameran tersebut, JSC memperkenalkan pemanfaatan teknologi medis terkini berupa high-intensity laser untuk mempercepat proses pemulihan cedera olahraga.
Pendiri sekaligus CEO Jogja Sports Clinic, Assoc. Prof. dr. M. Ikhwan Zein, Sp.KO., SubSp.ALK(K)., Ph.D., menekankan bahwa layanan kesehatan olahraga saat ini tidak hanya diperuntukkan bagi atlet profesional, tetapi juga masyarakat umum yang kian aktif berolahraga.
“Sekarang orang berolahraga untuk menjaga kesehatan, dan kerap mengalami cedera seperti keseleo atau jatuh. Modalitas high-intensity laser yang kami gunakan hadir untuk mempercepat pemulihan dari cedera tersebut,” ujar Ikhwan di sela-sela pameran.
Berdiri sejak 10 tahun lalu, Jogja Sports Clinic terus berkembang dari layanan fisioterapi hingga cakupan kedokteran olahraga yang komprehensif sekembalinya Ikhwan dari studi doktoralnya di Belanda.
Saat ini, JSC menawarkan berbagai modalities terapi mulai dari fisioterapi, sport massage, TENS, ultrasound, tindakan injeksi regeneratif, koreksi postur (seperti kaki X atau O), hingga program latihan khusus penderita penyakit kronis degeneratif seperti osteoartritis dan diabetes.
Melalui partisipasi di Indonesia Sports Summit 2026, JSC berharap dapat menjadi jembatan antara komunitas olahraga dan fasilitas kesehatan berkualitas.
“Harapannya event ini menjadi jembatan agar masyarakat tetap aktif berolahraga dengan aman, memahami risiko, dan mendapatkan penanganan yang tepat sehingga tidak malah mengalami cedera berkepanjangan,” tutup Ikhwan.


















