Gubernur Pramono Anung Resmikan Gedung Baru Dispora DKI Jakarta
Jakarta, Metropolitanpost.id
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan kantor baru Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di Jalan Jati Negara, Jakarta Timur, pada Jumat (8/5). Fasilitas tujuh lantai ini dibangun untuk menggantikan kesan kaku birokrasi dengan konsep ruang kerja modern dan pusat pembinaan atlet terpadu.
Pramono Anung menyatakan kekagumannya terhadap desain interior gedung yang dinilai jauh dari kesan kantor pemerintahan konvensional. Dilansir dari Kumparan, sarana ini mencakup berbagai ruang fungsional mulai dari area laktasi, ruang kerja bersama (coworking space), hingga sistem aula olahraga digital.
“Jujur saya surprise dan kagum karena apa? Karena gedungnya biasanya yang namanya gedung-gedung pemerintahan itu kan kaku, birokrasi banget. Dan ini berbeda sekali,” kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono menegaskan bahwa keberadaan fasilitas mewah ini harus diikuti dengan peningkatan prestasi olahraga di tingkat nasional. Ia memberikan target khusus kepada para atlet Jakarta agar mampu meraih gelar juara umum pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Kepala Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah, menjelaskan bahwa proses konstruksi dimulai pada tahun anggaran 2024 dan selesai pada 2025. Proyek ini menggunakan skema desain dan bangun (design and build) khusus untuk pengerjaan bagian interior gedung.
Struktur bangunan ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas. Lantai satu digunakan sebagai lobi utama, sedangkan lantai dua menampung ruang gim, ruang e-sport, fasilitas laktasi, tempat penitipan anak (day care), klinik, serta musala.
Kegiatan kepemudaan dipusatkan di lantai tiga sebagai area komunal. Lantai empat difungsikan untuk ruang rapat dan kantor pimpinan, sementara lantai lima hingga enam diisi oleh ruang kepala bidang. Lantai tujuh menjadi puncak fasilitas yang digunakan sebagai gelanggang olahraga untuk pembinaan atlet.
Andri Yansyah berharap gedung ini menjadi simbol transformasi pengelolaan olahraga di ibu kota yang lebih modern. Pengoperasian gedung ini diharapkan dapat mengurangi sekat birokrasi yang berlebihan dalam pelayanan publik di sektor pemuda dan olahraga.
















