BERITA

Jaga Jakarta Utara Tetap Kondusif, Kapolres Ajak Wartawan dan Pegiat Medsos Bersinergi

Avatar photo
264
×

Jaga Jakarta Utara Tetap Kondusif, Kapolres Ajak Wartawan dan Pegiat Medsos Bersinergi

Sebarkan artikel ini
Jaga Jakarta Utara Tetap Kondusif, Kapolres Ajak Wartawan dan Pegiat Medsos Bersinergi. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Utara (Jakut) Kombes Pol Adhe Hariadi mengajak wartawan dan pegiat media sosial memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Jakarta Utara.

Ajakan tersebut disampaikan Adhe saat menghadiri kegiatan audiensi dan silaturahmi bersama wartawan serta pegiat media sosial di Aula Wira Satya, lantai 6 Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (23/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Adhe menekankan pentingnya komunikasi dan pertukaran informasi antara kepolisian dengan insan media. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tak kenal maka tak sayang. Kami ingin komunikasi antara kepolisian, wartawan, dan penggiat media sosial semakin dekat sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik,” ujar Adhe.

Ia juga mengajak media dan pegiat media sosial turut berperan dalam menjaga situasi Jakarta Utara agar tetap aman, nyaman, damai, dan kondusif.

Adhe menyebut jumlah personel kepolisian masih terbatas jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Jakarta Utara yang mencapai sekitar 1,5 juta jiwa. Karena itu, menurut dia, menjaga keamanan dan ketertiban membutuhkan dukungan serta partisipasi dari berbagai elemen masyarakat.

Sejumlah persoalan keamanan turut menjadi perhatian, di antaranya kesenjangan sosial ekonomi dan peredaran narkoba. Adhe mengatakan persoalan narkoba masih menjadi tantangan yang membutuhkan kerja sama antara kepolisian, masyarakat, media, dan berbagai pihak terkait.

Waspadai Penipuan Daring

Dalam diskusi tersebut, maraknya penipuan daring dan kejahatan siber yang menyasar para pencari kerja juga menjadi perhatian.

Polres Metro Jakarta Utara berencana memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui media sosial. Para pegiat media sosial juga diajak berperan dalam menyebarluaskan informasi mengenai modus-modus penipuan serta langkah pencegahannya.

“Polres melalui Humas akan lebih sering memberikan imbauan dan contoh kasus agar masyarakat semakin waspada terhadap modus penipuan,” kata Adhe.

Selain edukasi, patroli siber juga akan terus dilakukan untuk memantau aktivitas mencurigakan di dunia maya.

Adhe berharap wartawan dan pegiat media sosial dapat membangun komunikasi yang lebih intensif dengan kepolisian, salah satunya melalui pembentukan grup komunikasi bersama.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyaring informasi sebelum disebarluaskan. Informasi yang belum terverifikasi, kata dia, berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami berharap hubungan baik antara kepolisian, media, dan masyarakat terus terjaga. Mari bersama-sama menjaga situasi Jakarta Utara agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri puluhan wartawan dan pegiat media sosial tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian sembako.

 

(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *