Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITADAERAHHukumPOLRI

Kualuh Hilir Darurat Narkoba! Dua Nama Baru Diduga Kuasai Peredaran Sabu di Labura

Avatar photo
156
×

Kualuh Hilir Darurat Narkoba! Dua Nama Baru Diduga Kuasai Peredaran Sabu di Labura

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Labuhanbatu UtaraMetropolitanpost.id | Peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kini disebut warga sudah berada di titik paling mengkhawatirkan. Aktivitas bisnis haram itu diduga semakin bebas bergerak, seolah tanpa rasa takut terhadap hukum.

Warga pun mulai angkat suara. Mereka menilai aparat penegak hukum harus segera bertindak sebelum Kualuh Hilir benar-benar menjadi “zona merah” narkoba di Labura.

Example 300x600

Informasi yang diterima Redaksi pada Jumat (29/5/2026), menyebutkan dua nama baru diduga mulai mengendalikan peredaran sabu di wilayah Pasar IV Putat dan Pasar VI Bilah.

Sosok berinisial TRS alias Tiar Simangunsong disebut-sebut mulai aktif menjalankan transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Putat Pasar IV. Sementara di Pasar VI Bilah, nama YGS alias Yogi Syahputra juga ramai diperbincangkan warga karena diduga terlibat dalam jaringan peredaran barang haram tersebut.

“Sekarang makin berani bang, diduga transaksi sudah terang-terangan. Warga takut anak-anak muda makin hancur,” ungkap seorang warga kepada wartawan melalui sambungan telepon.

Warga menyebut kedua nama tersebut merupakan pemain baru, namun pergerakannya dinilai cukup cepat dan mulai meresahkan masyarakat. Bahkan, dugaan aktivitas transaksi sabu disebut berlangsung hampir setiap hari di beberapa titik tertentu.

Ironisnya, meski keresahan masyarakat terus meningkat, peredaran narkoba di wilayah itu dinilai belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah jaringan narkoba di Kualuh Hilir sudah terlalu kuat, atau memang ada pihak yang sengaja tutup mata?

Masyarakat mendesak Satres Narkoba Polres Labuhanbatu bersama aparat terkait segera turun langsung melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap seluruh jaringan yang diduga terlibat.

“Jangan tunggu korban makin banyak. Kalau dibiarkan, generasi muda di Kualuh Hilir bisa habis dirusak narkoba,” tegas warga lainnya.

Warga berharap aparat tidak hanya menangkap pemakai kecil, tetapi juga membongkar jaringan pemasok dan bandar besar yang diduga menjadi dalang utama maraknya peredaran sabu di wilayah Labura.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkotika yang disampaikan warga tersebut. (Tim)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *