Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
About Us

Polda Metro Jaya Gagalkan Dugaan Penyusup Bersenjata Molotov di Tengah Aksi Mahasiswa, Dua Orang Diamankan

Avatar photo
61
×

Polda Metro Jaya Gagalkan Dugaan Penyusup Bersenjata Molotov di Tengah Aksi Mahasiswa, Dua Orang Diamankan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, (istimewa)

METROPOLITAN POST– Polda Metro Jaya mengungkap adanya dugaan upaya penyusupan oleh pihak tertentu ke dalam aksi mahasiswa yang berlangsung di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Dalam operasi pengamanan tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga hendak bergabung dengan massa aksi sambil membawa sejumlah bom molotov.

Example 300x600

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan dan pemetaan sejak sebelum aksi berlangsung.

Dari hasil identifikasi tersebut, ditemukan indikasi adanya kelompok di luar massa mahasiswa yang diduga berencana memanfaatkan jalannya demonstrasi untuk tujuan yang berbeda.

Menurut Budi, dua orang yang diamankan tersebut diduga akan menyatu dengan barisan mahasiswa saat menyampaikan aspirasi di muka umum. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah bom molotov yang dibawa oleh keduanya.

“Kami telah mengidentifikasi beberapa pihak yang diduga akan bergabung dengan massa aksi mahasiswa dengan membawa molotov. Dua orang telah diamankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi dalam keterangannya kepada awak media di kawasan Bundaran HI.

Polda Metro Jaya menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang berupaya mencederai jalannya penyampaian aspirasi secara damai.

Aparat menilai tindakan tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum sekaligus merusak substansi perjuangan mahasiswa yang menyampaikan tuntutannya secara konstitusional.

Budi menekankan bahwa kelompok yang diamankan tersebut bukan bagian dari organisasi mahasiswa yang sedang melaksanakan aksi. Oleh karena itu, pihak kepolisian berkomitmen menjaga agar demonstrasi tetap berlangsung aman, tertib, dan tidak disusupi oleh pihak-pihak yang ingin memicu kericuhan.

Kedua terduga pelaku diketahui diamankan di kawasan Bendungan Hilir (Benhil) sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi kini masih mendalami keterkaitan keduanya dengan kelompok lain yang diduga memiliki agenda mengganggu jalannya aksi.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa yang tetap menyampaikan pendapat secara tertib dan damai.

Kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk mengawal hak demokratis warga negara sekaligus memastikan keamanan seluruh peserta aksi maupun masyarakat umum.

Hingga sekitar pukul 17.40 WIB, massa aksi masih bertahan di kawasan Tosari. Selain mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lain juga terlihat bergabung dalam demonstrasi tersebut.

Sebagian peserta aksi tampak duduk di dekat barikade pengamanan yang dipasang aparat, sementara sebagian lainnya memilih bergeser ke tepi jalan.

Sejumlah pengemudi ojek online juga terlihat ikut menyuarakan aspirasi bersama mahasiswa dan tetap bertahan di lokasi aksi.

Pihak kepolisian terus melakukan pengamanan secara persuasif guna memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah adanya upaya provokasi yang dapat mengganggu jalannya demonstrasi.(Red/Bar.S)

 

 

 

 

 

 

 

 

#

Dilansir juga dari berbagai sumber media/ (istimewa) editor Redaksi media

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *