Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Polda Metro Jaya Menggelar Konferensi Pers Hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Yang Dipimpin Oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen. Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H.

Avatar photo
84
×

Polda Metro Jaya Menggelar Konferensi Pers Hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Yang Dipimpin Oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen. Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Polda Metro Jaya Menggelar Konferensi Pers Hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Yang Dipimpin Oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen. Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H.

 

Example 300x600

Jakarta, – Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melalui pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2026 yang digelar selama 4–18 Juli 2026. Hasilnya, sebanyak 769 kasus curanmor berhasil diungkap, dengan 729 orang tersangka diamankan dari berbagai wilayah hukum Polda Metro Jaya, (31/7/2026).

Keberhasilan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 yang dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen. Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti keseriusan jajaran kepolisian dalam menjawab keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor.

“Pada siang hari ini Polda Metro Jaya merilis hasil pelaksanaan Operasi Berantas Jaya yang dilaksanakan mulai tanggal 4 sampai dengan 18 Juli 2026 dengan target utama operasi adalah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Selama operasi berlangsung, Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres dan Polsek berhasil mengungkap sebanyak 769 kasus curanmor dan mengamankan 729 tersangka,” ujar Brigjen Pol. Dekananto.

Ia menjelaskan bahwa dari ratusan tersangka yang diamankan, sebagian merupakan pelaku residivis, sementara sebagian lainnya merupakan pelaku baru yang mulai terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor. Seluruh pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Direktorat Reserse Kriminal beserta satuan Reskrim di tingkat Polres dan Polsek.

*Modus Pelaku Beragam, dari Kunci T hingga Begal Bersenjata*

Dari hasil penyelidikan, kepolisian berhasil mengidentifikasi sejumlah modus operandi yang digunakan para pelaku. Modus yang paling banyak ditemukan masih menggunakan kunci T, disusul penggunaan kunci palsu, hingga aksi perampasan kendaraan secara paksa atau begal.

Menurut Wakapolda, aksi begal yang sempat menjadi perhatian masyarakat kini relatif berhasil ditekan berkat langkah penindakan yang konsisten disertai kegiatan preventif yang terus dilakukan oleh jajaran Polda Metro Jaya.

“Alhamdulillah, untuk wilayah Jakarta saat ini kasus begal relatif dapat ditekan. Hal tersebut tidak terlepas dari upaya penegakan hukum serta patroli preventif yang terus dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.

*Ratusan Barang Bukti Diamankan*

Dalam operasi tersebut, kepolisian juga berhasil menyita berbagai barang bukti yang digunakan maupun hasil kejahatan para pelaku. Barang bukti yang dipamerkan dalam konferensi pers meliputi:

* 428 unit kendaraan roda dua
* 21 unit kendaraan roda empat
* Uang tunai Rp10.763.000
* 11 pucuk senjata api
* 12 unit airsoft gun
* 27 bilah senjata tajam
* 119 buah kunci T
* 150 unit telepon genggam yang digunakan untuk komunikasi antarjaringan pelaku.

Wakapolda menegaskan bahwa keberhasilan penyitaan senjata api menunjukkan tingginya tingkat ancaman yang dihadapi petugas saat melakukan penangkapan.

“Beberapa pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata api. Namun seluruh senjata tersebut berhasil diamankan. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam melindungi masyarakat sekaligus menindak tegas para pelaku kejahatan,” katanya.

*Operasi Berakhir, Penindakan Tetap Dilanjutkan*

Brigjen Pol. Dekananto menegaskan bahwa meskipun Operasi Berantas Jaya 2026 secara resmi telah selesai, upaya pemberantasan curanmor tidak akan berhenti.

Atas arahan Kapolda Metro Jaya, kegiatan akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan fokus pada penindakan terhadap pelaku curanmor, begal, kepemilikan senjata tajam, serta berbagai bentuk kriminalitas jalanan lainnya.

“Operasi memang selesai, tetapi penindakan tidak berhenti. Kami akan terus melaksanakan patroli, razia stasioner, serta pengembangan terhadap seluruh jaringan pelaku hingga lintas provinsi,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah jaringan curanmor yang berhasil diungkap memiliki hubungan dengan wilayah di luar Jakarta, termasuk Jawa Barat dan Sumatera, sehingga koordinasi dengan Polda lain akan terus diperkuat untuk membongkar jaringan yang lebih luas.

*Polisi Akan Hubungi Langsung Pemilik Kendaraan*

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda juga menyampaikan kabar baik bagi masyarakat yang kehilangan kendaraan.

Seluruh kendaraan hasil sitaan akan dilakukan identifikasi melalui nomor rangka dan nomor mesin. Setelah identitas kendaraan dipastikan, jajaran Polda Metro Jaya akan menghubungi langsung pemilik kendaraan tanpa harus menunggu korban datang mencari informasi.

“Kami pastikan masyarakat tidak perlu datang menanyakan satu per satu. Berdasarkan identitas kendaraan, anggota kami akan menghubungi langsung para korban agar proses pengembalian barang bukti dapat segera dilakukan sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

*Ajak Masyarakat Aktif Melapor Melalui Layanan 110*

Polda Metro Jaya juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mencegah dan mengungkap tindak pidana curanmor. Salah satunya dengan segera melaporkan apabila menjadi korban ataupun mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang tersedia selama 24 jam.

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat melalui layanan 110 akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran Polda Metro Jaya,” kata Wakapolda.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling), meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

*Komitmen Berikan Rasa Aman bagi Masyarakat*

Menutup konferensi pers, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga berbagai kasus curanmor dapat berhasil diungkap.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan curanmor menjadi perhatian serius Kapolda Metro Jaya dan akan terus dilakukan secara konsisten demi menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Keberhasilan pengungkapan ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh informasi yang diberikan. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus menindak tegas para pelaku curanmor, membongkar jaringan hingga lintas provinsi, serta menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” pungkasnya.

Dengan hasil Operasi Berantas Jaya 2026 ini, Polda Metro Jaya kembali menegaskan bahwa perang terhadap kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, akan terus dilakukan secara berkesinambungan melalui penegakan hukum yang tegas, patroli intensif, serta kolaborasi aktif antara kepolisian dan masyarakat.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *