Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq Berharap Dengan Hadirnya The Banjoemas Resto & Cafe Bisa Menjadi Ruang Pemersatu Dua Komunitas Besar Yaitu Keluarga Besar Universitas Jenderal Soedirman Dan Masyarakat Banyumas Raya

Avatar photo
60
×

Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq Berharap Dengan Hadirnya The Banjoemas Resto & Cafe Bisa Menjadi Ruang Pemersatu Dua Komunitas Besar Yaitu Keluarga Besar Universitas Jenderal Soedirman Dan Masyarakat Banyumas Raya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

 

Example 300x600

Jakarta, – Kabar gembira bagi pecinta kuliner tradisional dan masyarakat perantau Banyumas di ibu kota. The Banjoemas Resto & Cafe resmi diresmikan pada Selasa, 9 Juni 2026. Didirikan oleh Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), restoran dan kafe ini hadir sebagai destinasi kuliner sekaligus ruang interaksi budaya yang berlokasi strategis di pelataran kawasan seni Taman Ismail Marzuki, Jl. Cikini Raya No. 8, Menteng, Jakarta Pusat.

Grand Opening The Banjoemas Resto & Cafe menjadi momen penuh makna yang tidak hanya menandai hadirnya sebuah destinasi kuliner baru, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, serta kolaborasi besar antara keluarga alumni dan sivitas akademika Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Pada acara tersebut, Rektor Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq hadir bersama Prof. Norman Arie Prayogo serta para alumni dan keluarga besar Unsoed.

Dalam wawancara bersama awak media, Prof. Akhmad Sodiq menyampaikan rasa bangga dan kebahagiaannya atas terwujudnya The Banjoemas Resto & Cafe yang menurutnya menjadi ruang pemersatu dua komunitas besar, yakni keluarga besar Universitas Jenderal Soedirman dan masyarakat Banyumas Raya.

“Kami merasa bangga dan bahagia. Malam ini ada sesuatu yang memberikan ruang bagi kita untuk bersama-sama. Ada dua entitas yang menyatu, yaitu keluarga besar Universitas Jenderal Soedirman dan tali ikatan wong Banyumas serta Banyumas Raya. Sesuatu yang idealnya sudah muncul sejak lama, dan hari ini akhirnya terwujud. Ini menjadi kebahagiaan bagi kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Akhmad Sodiq menilai bahwa di tengah situasi saat ini, nilai kebersamaan dan persatuan menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Menurutnya, The Banjoemas Resto & Cafe menghadirkan dua kekuatan yang mampu menyatukan banyak orang, yaitu budaya dan kuliner.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah rasa kebersamaan dan cinta persatuan. Yang menarik, tempat ini dibalut dengan budaya Banyumas. Ada dua hal yang mampu mempersatukan, yaitu budaya dan kuliner. Orang yang pernah tinggal di Banyumas, memiliki keluarga di Banyumas, atau memiliki kenangan dengan Banyumas, pasti memorinya akan kembali hadir,” ujarnya.

Tidak hanya menjadi tempat berkumpul, The Banjoemas Resto & Cafe juga diproyeksikan menjadi ruang pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi mahasiswa Unsoed. Menurutnya, tempat ini dapat membuka peluang magang sekaligus menjadi wadah pembelajaran praktis yang menghubungkan teori kampus dengan praktik di dunia usaha.

“Sebelum lulus, mahasiswa harus memiliki pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan. Tempat ini bisa menjadi sarana magang bagi mahasiswa. Alumni yang terlibat di sini juga merupakan sosok-sosok luar biasa yang telah teruji. Ke depan mereka dapat menjadi dosen praktisi, memberikan kuliah umum dan pengalaman nyata kepada mahasiswa,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penggabungan antara semangat kewirausahaan dan nilai budaya dalam membangun sebuah usaha.

“Entrepreneur saja tidak cukup, tetapi harus dikemas dengan budaya yang mampu mempersatukan berbagai entitas. Dan hari ini kita melihat bagaimana unsur budaya Banyumas dipadukan dengan semangat usaha sehingga menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor III Unsoed Prof. Norman Arie Prayogo menjelaskan bahwa hadirnya The Banjoemas Resto & Cafe merupakan bagian dari langkah awal atau pilot project pengembangan usaha yang diinisiasi alumni.

“Kami memang mengurusi alumni dan ini merupakan salah satu pilot project kegiatan alumni untuk pengembangan usaha besar. Harapan kami ke depan alumni Universitas Jenderal Soedirman dapat membangun usaha-usaha lainnya yang nantinya bisa menjadi penguat ikatan alumni dan pada akhirnya ikut membantu kemajuan Universitas Jenderal Soedirman. Ini baru langkah awal dari alumni,” jelasnya.

Grand Opening The Banjoemas Resto & Cafe diharapkan menjadi titik awal lahirnya lebih banyak kolaborasi antara dunia pendidikan, alumni, budaya, dan sektor usaha. Kehadiran tempat ini bukan hanya menyajikan kuliner khas Banyumas, tetapi juga membawa semangat persatuan, nostalgia, dan pengembangan generasi masa depan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *