Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Terpilih Kembali Menjadi Ketua Umum FORKABI 2026-2031, Abdul Ghoni Siap Perjuangkan Pelestarian Budaya Betawi & Dorong Jakarta Miliki Ikon Maupun Gapura Betawi

Avatar photo
49
×

Terpilih Kembali Menjadi Ketua Umum FORKABI 2026-2031, Abdul Ghoni Siap Perjuangkan Pelestarian Budaya Betawi & Dorong Jakarta Miliki Ikon Maupun Gapura Betawi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Jakarta – Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) terpilih periode 2026–2031, Abdul Ghoni, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pelestarian budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta. Hal tersebut disampaikannya usai terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) VI FORKABI yang digelar di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Abdul Ghoni, upaya menjaga dan mengembangkan budaya Betawi tidak dapat dilakukan oleh organisasi masyarakat semata, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan di Jakarta.
“Pelestarian budaya Betawi tentu tidak bisa berjalan sendiri. Semua stakeholder yang ada di Jakarta harus terlibat,” ujarnya.
Salah satu gagasan yang akan diperjuangkannya adalah menghadirkan ikon dan gapura Betawi di pintu-pintu masuk Jakarta. Ia menilai hingga saat ini Jakarta sebagai ibu kota belum memiliki penanda budaya yang kuat seperti daerah lain di Indonesia.

Example 300x600

“Saya sering kunjungan kerja ke daerah-daerah, hampir semua punya gapura atau ikon daerah. Bahkan di Bandara Soekarno-Hatta kita melihat gapura bernuansa Bali. Sementara ketika masuk Jakarta belum terlihat ikon Betawi yang kuat,” katanya.
Abdul Ghoni berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat merealisasikan janji politik terkait penguatan identitas budaya Jakarta, termasuk membangun gapura Betawi di sejumlah akses masuk dari wilayah penyangga seperti Bekasi, Bogor, dan Tangerang.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan identitas Betawi di ruang-ruang publik dan sektor pariwisata. Menurutnya, budaya Betawi tidak cukup hanya ditampilkan melalui ornamen seperti motif gigi balang yang terpasang di sejumlah ruas jalan protokol.
“Hotel-hotel di Jakarta juga perlu menghadirkan ciri khas Betawi, misalnya souvenir ondel-ondel atau produk budaya lainnya sehingga identitas Betawi semakin terasa,” ujarnya.

Dorong Perda Pelestarian Budaya Betawi
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Ghoni juga mendorong penguatan regulasi melalui peraturan daerah (Perda) agar pelestarian budaya Betawi memiliki landasan hukum yang kuat.
Ia mencontohkan sejumlah daerah seperti Yogyakarta dan Bali yang dinilai berhasil menjaga identitas budaya karena didukung regulasi yang jelas dan konsisten.
“Kalau perlu ada Perda yang lebih kuat untuk melindungi dan mengembangkan budaya Betawi. Dengan begitu pelaksanaannya bisa lebih maksimal,” katanya.

Revitalisasi Setu Babakan Jadi Prioritas
Selain penguatan identitas budaya, Abdul Ghoni menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sebagai pusat budaya Betawi.

Ia menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata budaya unggulan karena didukung akses transportasi yang semakin baik.
Menurutnya, pembangunan akses keluar-masuk kawasan yang lebih mudah harus diimbangi dengan pembenahan fasilitas dan penataan lingkungan agar mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Setu Babakan harus diperbaiki supaya lebih menarik untuk pariwisata. Aksesnya sudah bagus, tinggal bagaimana kawasan itu dibenahi dan dikembangkan sebagai ikon budaya Betawi,” ujarnya. Ajak Seluruh Kader FORKABI Bersinergi
Menutup keterangannya, Abdul Ghoni menegaskan bahwa keberhasilan FORKABI ke depan bukan hasil kerja individu, melainkan kerja bersama seluruh kader dan pengurus organisasi.

Ia mengajak seluruh elemen FORKABI untuk menjaga kekompakan dan bergotong royong dalam menjalankan program-program organisasi.
“Saya menyadari tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan organisasi adalah keberhasilan bersama. Karena itu kita harus bekerja bareng untuk memajukan FORKABI dan budaya Betawi,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *