Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
About Us

Maknai Semangat Emansipasi, Desainer Migi Rihasalay Rayakan Hari Kartini Bersama Perempuan Inspiratif

Avatar photo
79
×

Maknai Semangat Emansipasi, Desainer Migi Rihasalay Rayakan Hari Kartini Bersama Perempuan Inspiratif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Foto : Istimewa 

METROPOLITAN POST— Semangat perjuangan emansipasi perempuan yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini terus hidup dan dimaknai secara relevan di era modern. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, desainer ternama Migi Rihasalay bersama sejumlah perempuan inspiratif menggelar pertemuan penuh makna di Tugu Kunstkring Paleis, Selasa (21/4).

Example 300x600

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang berbagi gagasan, memperkuat jejaring bisnis, serta membahas berbagai isu sosial yang dihadapi perempuan masa kini. Para peserta yang hadir tampak anggun mengenakan kebaya, busana khas yang identik dengan peringatan Hari Kartini, sekaligus simbol pelestarian budaya dan identitas perempuan Indonesia.

“Ini momen yang sangat istimewa. Saya bahagia bisa berkumpul dengan perempuan-perempuan hebat dan inspiratif untuk saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan saling menguatkan,” ujar Migi Rihasalay.

Migi menjelaskan bahwa sebagian besar peserta merupakan anggota komunitas sosialita seperti Lavender dan Sweet Lady. Hadir pula sejumlah figur perempuan inspiratif, termasuk Lian Juwita (Lianjel), yang turut memberikan warna dalam diskusi hangat tersebut. Ia juga didampingi putrinya, Kinikita James, yang menjadi simbol generasi muda perempuan masa depan.

Menurut Migi, perayaan ini sengaja dikemas secara sederhana namun sarat makna. Selain makan bersama, para peserta juga berdiskusi mengenai peluang usaha, kepedulian sosial, serta pentingnya peran perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.

“Kami berbagi cerita, memperluas relasi, sekaligus menegaskan bahwa perempuan Indonesia memiliki hak untuk belajar, mandiri, dan berpendidikan tinggi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Migi menekankan bahwa Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjuangan perempuan dalam meraih kesetaraan. Nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini, seperti akses pendidikan, kebebasan berpikir, dan kemandirian, dinilai tetap relevan hingga saat ini.

“Semangat Kartini harus terus kita jaga. Perempuan memiliki kebebasan untuk berkarya, berkarier, serta menjalankan peran penting dalam keluarga dan masyarakat, tanpa kehilangan martabat dan jati dirinya,” tambah Migi.

Melalui pertemuan ini, Migi berharap semakin banyak perempuan Indonesia yang berani melangkah, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, sejalan dengan cita-cita besar Kartini.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *