Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Akbar Tanjung : “ALFI Mengusulkan Agar Dalam Implementasi Master Lease, Khususnya Yang Melibatkan Investor Asing, Terdapat Kewajiban Atau Prioritas Penggunaan Pelayaran Nasional Dalam Proses Pengangkutan Barang”

Avatar photo
48
×

Akbar Tanjung : “ALFI Mengusulkan Agar Dalam Implementasi Master Lease, Khususnya Yang Melibatkan Investor Asing, Terdapat Kewajiban Atau Prioritas Penggunaan Pelayaran Nasional Dalam Proses Pengangkutan Barang”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

 

Example 300x600

Jakarta, 22 April 2026 – Upaya memperkuat sistem distribusi nasional berbasis pelabuhan terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini mengemuka dalam Seminar Nasional Kepelabuhan bertajuk “Memperkuat Sinergi, Mendorong Transformasi Pelabuhan Nasional” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) di Ballroom Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (22/04/26).

Dalam forum strategis tersebut, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), M. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk serta Ketua Umum IISIA, menyoroti sejumlah tantangan krusial dalam sistem logistik nasional, khususnya terkait kebijakan master lease yang dinilai berdampak pada daya saing industri dalam negeri.

Akbar mengungkapkan bahwa skema master lease yang saat ini diterapkan justru berpotensi melemahkan industri nasional. Hal ini disebabkan oleh dominasi penggunaan barang impor dalam skema tersebut, yang mendapatkan berbagai insentif fiskal, sementara industri dalam negeri harus menanggung beban pajak seperti PPN 11% atas bahan baku.

“Faktanya, master lease memberikan ruang besar bagi produk luar negeri, sementara industri dalam negeri harus berjuang dengan berbagai beban biaya. Ini menciptakan ketimpangan yang perlu segera diperbaiki,” ujarnya.

Sebagai solusi, ALFI mengusulkan agar dalam implementasi master lease, khususnya yang melibatkan investor asing, terdapat kewajiban atau prioritas penggunaan pelayaran nasional dalam proses pengangkutan barang. Skema ini dinilai dapat menjadi langkah cepat (quick win) untuk memperkuat industri pelayaran nasional sekaligus meningkatkan efisiensi logistik.

Menurut Akbar, kemampuan pelayaran nasional sebenarnya cukup kompetitif, terutama jika didukung dengan komunikasi dan skema kontrak yang tepat seperti charter contract. “Dengan sinergi yang baik, pelayaran nasional mampu bersaing dan bahkan menurunkan biaya logistik dalam waktu relatif singkat,” tambahnya.

Seminar ini juga menjadi bagian dari Sesi III yang mengangkat tema “Kebutuhan, Sinergi, dan Integrasi Pemangku Kepentingan dalam Sistem Distribusi dan Pengangkutan Pelabuhan Nasional”. Forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator hingga asosiasi strategis, untuk menyatukan visi dalam meningkatkan konektivitas dan efisiensi pelabuhan nasional.

Sejumlah tokoh turut hadir sebagai narasumber, antara lain Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol. (Purn.) Suntana, Ketua Umum ABUPI Liana Trisnawati, Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto, Ketua Umum APBMI Juswandi Kristanto, serta Ketua Umum GPEI Benny Soetrisno.

Dalam kesempatan tersebut, Akbar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam ALFI Convex 2026, konferensi dan pameran logistik terbesar di Asia Tenggara yang akan digelar pada 28–30 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Mengusung tema “Indonesia in Motion: Empowering a Resilient Logistics Ecosystem”, ajang ini diharapkan menjadi platform kolaborasi untuk mempercepat transformasi dan efisiensi logistik nasional.

Sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan jasa logistik dan freight forwarding, ALFI terus berkomitmen meningkatkan profesionalisme, daya saing, serta efisiensi arus barang dalam rantai pasok nasional. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi, transformasi pelabuhan nasional diyakini dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *