Jakarta – PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Kamis (18/6/2026). Dalam rapat tersebut, perseroan memaparkan sejumlah strategi bisnis untuk meningkatkan kinerja di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan usaha yang semakin ketat.
Salah satu agenda utama yang disampaikan manajemen adalah rencana konversi utang menjadi modal guna memperkuat struktur permodalan perusahaan. Langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan beban kewajiban sekaligus meningkatkan kemampuan perseroan dalam mengembangkan usaha.
Selain itu, perseroan juga akan melakukan pengadaan armada truk baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Penambahan armada diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi biaya perawatan kendaraan, serta mendukung efisiensi operasional perusahaan.
Tidak hanya itu, perusahaan juga berkomitmen melakukan peningkatan sistem informasi yang memungkinkan pelanggan memantau proses pengiriman barang secara lebih mudah dan transparan.
Manajemen menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 kondisi perekonomian global masih menghadapi tekanan akibat konflik antarnegara yang berdampak pada berbagai sektor usaha, termasuk industri transportasi dan logistik. Di dalam negeri, persaingan bisnis yang ketat turut memberikan tantangan tersendiri bagi perseroan.
Meski demikian, berkat kerja keras seluruh tim, PT Sidomulyo Selaras Tbk tetap mampu mempertahankan operasional perusahaan. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp77,16 miliar pada tahun 2025, turun 19 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp94,95 miliar.
Memasuki tahun 2026, perseroan masih menghadapi kompetisi usaha yang cukup ketat. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp17,76 miliar. Namun demikian, manajemen optimistis kinerja pada kuartal II hingga kuartal IV 2026 akan menunjukkan perbaikan sehingga pendapatan sepanjang tahun dapat melampaui capaian tahun sebelumnya.
Untuk mendukung pertumbuhan usaha dan pelaksanaan kontrak baru, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pengadaan sekitar 10 hingga 30 unit armada baru sekaligus melakukan peremajaan armada lama.
Ke depan, PT Sidomulyo Selaras Tbk menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan melalui penguatan layanan transportasi kargo bahan berbahaya dan beracun (B3) menggunakan armada truk isotank. Perseroan juga tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas operasionalnya.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, perusahaan berharap dapat meningkatkan daya saing dan memperkuat pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri logistik nasional.
Sidomulyo Selaras Fokus Perkuat Modal dan Tambah Armada untuk Dongkrak Kinerja 2026
admin2 min baca















