Jakarta, 30 Maret 2023 – Forum Digital BUMN (FORDIOI) Bersama Majalah IT & Digital Innovation For Excellent Performance (ITECH) Menyelenggarakan Digital Tecnology & Innovation Award 2023 dengan memberikan penghargaan 5 Star Silver kepada Bank Pembangunan Daerah Bali di Hotel Mulia Jakarta pada hari Rabu, 30 Maret 2023.
Adapun pemberian penghargaan tersebut dinilai telah implementasikan anjuran Presiden Jokowi untuk menerapkan transformasi digital era industri 4.0 pada core bussines dan pelayanannya kepada masyarakat Indonesia.
Seusai penerimaan penghargaan tersebut dari FORDIOI & ITECH kepada Bank Pembagunan Daerah Bali, Direktur Operasional Bank BPD Bali Ida Bagus Gede Setia Yasa mengungkapkan, bahwa pendekatan digital merupakan salah satu aspek terpenting dalam bisnis BPD Bali, terutama saat pihaknya ingin meningkatkan pertumbuhan dan mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital di Bali.
Bank BPD Bali sebagai bank pembangunan daerah yang berbentuk badan usaha milik daerah Provinsi Bali yang berkantor pusat di Jalan Raya Puputan, Niti Mandala, Denpasar, Bali. Dengan Komisaris utama I Ketut Nurcahya dan I Made Sudja sebagai CEO. Didirikan sejak tahun 5 Juni 1962, memiliki: 1 Kantor Pusat dengan 14 Kantor Cabang serta 38 Kantor Cabang Pembantu dan 51 Kantor Kas dibantu dengan 48 Kegiatan Pelayanan Kas juga 7 Kas Mobil.
“Konsen BPD Bali kalau kita melihat dari acara hari ini bagaimana digital transformation itu menjadi salah satu seating dari pada pengelolaan management perbankan khususnya di BPD Bali. Dan dari proses yang kami lakukan / dari proses penjurian selama ini. Memang kebutuhan digital transformasi harus dilakukan dan itu memang wajib harus dilakukan oleh di dunia perbankan khususnya kami di BPD Bali, ujar Gusde (Dir.Ops. PT BPD Bali)
“Penguatan ekosistem menjadi kata kunci, ada bisnis Proses, ada Sistem, ada Teknologi, dalam hal ini ada SDM dan juga Pilar Utama yang kami lakukan adalah transformasi, yang tentunya berorientasi kepada Customer.
“Orientasi BPD Bali sebagai perbankan, saat ini berorientasi pada Era Kostumer Bimtage”, itu menjadi kata kunci, yang menjadi tantangan bagi bank BPD Bali,” tegas Gusde.
“Tidak ada istilah “bank besar bank kecil”, di era digital, transformasi digital itu sangat penting karena memang kita harus mempertahankan daya saing,” terang Gusde.
“Kostumer tidak ada angendment jika tidak memiliki data saing dan harus sesuai dengan kebutuhan pasar,” lanjut Gusde.
“Salah satu nya bahwa memang kami bank BPD Bali sebagai bank Daerah harus bisa menjawab tantangan dan keinginan kebutuhan kostumer kami di Bali, khususnya di Bali, karena Daerah Bali merupakan Daerah Pariwisata maka harus kami kedepankan Ekosistem Sektor Destinasi Wisata, menjadi salah satunya adalah tempat-tempat wisata, ada “desa wisata, ada pasar, itu menjadi satu ekosistem yang kami kelola di BPD Bali, dan itu menjadi salah satu koor bisnis BPD Bali saat ini,” ujar Gusde.
“Meskipun, memang dengan kunjungan sebelum Covid-19, kurang lebih 6 juta orang ke Bali sekarang hampir membaik menjadi 4 juta, itu menjadi salah satu potensi market yang memang bisa kami kelola yang harus kami optimalkan sebagai Bank Daerah,” tutup Gusde.

















